Peugeot secara resmi memperkenalkan 408 crossover versi facelift di Brussels Motor Show. Model terbaru ini hadir dengan tampilan depan yang disegarkan, desain roda yang diperbarui, serta kluster lampu yang direvisi. Khusus untuk varian listrik penuh, E-408, sejumlah fitur baru ditambahkan, termasuk sistem pra-kondisi baterai.
Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian eksterior. Peugeot 408 kini tampil lebih sporty dan mewah dengan desain depan yang disebut ‘defanged’. Unit pencahayaan terpisah mengadopsi tiga ‘cakar’ di bagian atas, berfungsi sebagai lampu siang hari (DRL) sekaligus lampu sein animasi. Lampu utama ditempatkan di bawahnya, hampir tidak terlihat karena dikelilingi aksen hitam mengilap yang membuatnya menyatu dengan latar belakang.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Gril depan juga didesain ulang agar lebih ekspresif, menampilkan logo yang menyala pada varian kelas atas. Di balik logo singa tersebut, tersembunyi sensor radar yang berkontribusi pada tampilan yang lebih bersih. Bumper baru dan intake tengah yang direvisi melengkapi perubahan di bagian depan, kini dengan garis horizontal menggantikan pola sarang lebah.
Pada bagian belakang, logo tradisional digantikan oleh tulisan ‘Peugeot’ yang menyala, sebuah inovasi pertama bagi perusahaan. Aksen hitam mengilap dan lampu belakang yang diperbarui turut menyempurnakan tampilan buritan. Model ini juga dilengkapi dengan pilihan roda baru berukuran 17 hingga 20 inci. Palet warna juga diperbarui, termasuk warna eksklusif baru bernama Flare Green yang dapat berubah dari kuning cerah di bawah sinar matahari menjadi hijau tua di tempat teduh.
Pembaruan Interior dan Fitur EV Canggih
Berbeda dengan eksterior, perubahan di bagian interior cenderung minor, meliputi pembaruan trim dan pelapis. Namun, model ini kini dilengkapi dengan kluster instrumen digital 10 inci baru yang menawarkan grafis lebih baik, berdampingan dengan sistem infotainment 10 inci yang sudah dikenal.
Untuk varian E-408, model ini tetap mengusung paket baterai NMC 58,2 kWh yang memberi daya pada motor listrik berkekuatan 210 hp (157 kW / 213 PS) dan torsi 343 Nm (253 lb-ft). Kombinasi ini memungkinkan E-408 mencapai jangkauan gabungan WLTP sejauh 456 km (283 mil). Menurut pantauan Mureks, beberapa fitur baru yang disematkan pada E-408 antara lain sistem pra-kondisi baterai. Fitur ini memungkinkan pemilik untuk memanaskan baterai secara manual di cuaca dingin. Pada trim GT, sistem ini bahkan dapat memicu pra-kondisi baterai secara otomatis saat navigasi menuju stasiun pengisian daya.
Selain itu, E-408 juga dilengkapi dengan kemampuan Plug & Charge baru serta fungsi Vehicle To Load (V2L) yang mampu menyalurkan daya hingga 3,5 kW. Fitur ‘80% charge limit’ untuk pengisian AC di rumah juga tersedia untuk mengoptimalkan kesehatan baterai.
Opsi Hybrid dan Plug-in Hybrid
Bagi konsumen yang belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik, Peugeot 408 juga menawarkan pilihan mesin plug-in hybrid (PHEV). Powertrain ini terdiri dari mesin bensin 178 hp (132 kW / 180 PS), motor listrik 123 hp (92 kW / 125 PS), baterai lithium-ion 14,6 kWh, dan transmisi kopling ganda tujuh percepatan. Konfigurasi ini menghasilkan output gabungan 237 hp (177 kW / 240 PS) dan jangkauan listrik murni hingga 85 km (53 mil).
Tersedia pula varian hybrid yang ditenagai mesin bensin 143 hp (107 kW / 145 PS) yang terhubung dengan transmisi kopling ganda enam percepatan yang terelektrifikasi. Model hybrid ini mencatat konsumsi bahan bakar 5,0 L/100 km (47 mpg US) dalam siklus gabungan WLTP.






