Penjualan konsol Nintendo Switch 2 pada periode Natal 2025 dilaporkan melambat secara signifikan, mengecewakan ekspektasi setelah peluncurannya yang memecahkan rekor pada Juni tahun lalu. Konsol generasi terbaru Nintendo ini mencatat penurunan penjualan hingga 35 persen di Amerika Serikat dibandingkan performa konsol Switch orisinal pada periode liburan tahun 2017.
Menurut laporan terbaru dari Chris Dring dari The Game Business yang dirilis pada 9 Januari 2026, performa penjualan Nintendo Switch 2 selama Natal 2025 berada di bawah ekspektasi. Angka ini kontras dengan statusnya sebagai konsol dengan penjualan tercepat saat diluncurkan pada Juni 2025.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Di Amerika Serikat, penjualan Switch 2 selama periode liburan akhir tahun 2025 anjlok 35 persen dibandingkan dengan penjualan Switch generasi pertama pada periode yang sama di tahun peluncurannya, 2017. Penurunan serupa juga terlihat di Inggris, di mana penjualan Switch 2 dalam delapan minggu terakhir tahun 2025 turun 16 persen dibandingkan delapan minggu terakhir tahun peluncuran Switch orisinal.
Meskipun demikian, catatan Mureks menunjukkan, secara keseluruhan di Inggris, Switch 2 masih menunjukkan daya tarik yang sedikit lebih tinggi. Konsol baru ini berhasil mencatat 6 persen lebih banyak penjualan dibandingkan pendahulunya selama tahun pertamanya.
Seorang karyawan senior Nintendo, dalam pernyataannya kepada The Game Business, menjelaskan bahwa perlambatan penjualan Switch 2 ini merupakan dampak dari “complicated economic landscape” atau lanskap ekonomi yang rumit. Harga perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih tinggi disebut-sebut mengurangi minat para gamer kasual.
Selain faktor ekonomi, karyawan tersebut juga menambahkan bahwa “the absence of a major Western game” atau absennya game besar dari pengembang Barat turut menjadi penyebab. Hal ini berbeda dengan saat peluncuran konsol yang dibundel dengan game populer seperti Mario Kart World, yang memicu antusiasme tinggi di kalangan konsumen.
Meski Switch 2 telah merilis beberapa judul besar seperti Pokémon Legends: Z-A dan Donkey Kong Bananza, tidak ada game “barn burner” yang dirilis di akhir tahun 2025, seperti judul 3D Mario, Animal Crossing, atau Super Smash Bros. yang biasanya mampu menarik massa. Sementara itu, Metroid Prime 4: Beyond, meskipun merupakan game yang bagus, tidak pernah menjadi seri yang menarik perhatian khalayak luas.
Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi pada perlambatan penjualan yang tidak terduga, menyoroti tantangan yang dihadapi industri game di tengah kondisi ekonomi global dan ekspektasi pasar yang tinggi.






