Bagi sebagian besar pengguna jalan, pemandangan bengkel ketok magic yang kerap ‘ngumpet’ atau tersembunyi dari keramaian jalan raya bukanlah hal asing. Lokasinya yang menjorok ke dalam, berpagar tinggi, atau bahkan selalu tertutup seakan tak pernah beroperasi, seringkali memicu rasa penasaran. Anggapan-anggapan seputar praktik mistis pun tak jarang menyertai.
Namun, di balik kesan misterius tersebut, ternyata ada beberapa alasan logis yang mendasari strategi lokasi dan operasional bengkel ketok magic. Yoga, pemilik bengkel Ketok Magic Putu Amin yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan, menjelaskan duduk perkaranya.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Tingginya Biaya Sewa Lahan di Perkotaan
Salah satu alasan utama di balik lokasi bengkel yang terasing adalah faktor ekonomi, khususnya harga sewa tempat. Di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta Selatan, biaya sewa lahan tergolong sangat tinggi dan terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.
“Pekerja di bengkel ketok magic kebanyakan para perantau sehingga harus cari tempat yang harga sewanya sangat murah. Lokasi seperti itu kebanyakan yang menjorok ke dalam,” kata Yoga saat ditemui tim redaksi Mureks di Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (03/01/2026).
Bukan Sihir, Melainkan Trik Pemasaran
Kendati lokasi yang tersembunyi, tak sedikit masyarakat yang mengaitkannya dengan hal-hal mistis atau ilmu sihir dalam proses perbaikan mobil. Yoga, pria asal Blitar, Jawa Timur, ini dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Ia menegaskan bahwa lokasi yang tersembunyi serta nama ‘ketok magic’ sama sekali tidak berkaitan dengan hal mistis dan sihir. Menurutnya, pemberian nama tersebut murni merupakan trik pemasaran agar mudah diingat oleh pengguna jalan.
“Enggak ada ilmu sihir, itu lebih ke nilai jual karena orang Indonesia suka banget sama hal-hal mistis. Diberi nama ketok magic lebih menjual nama body repair. Orang juga lebih gampang ingat gitu,” ujar Yoga.
Menjaga Rahasia Dapur Pengerjaan
Selain faktor ekonomi dan pemasaran, lokasi misterius ini juga berkaitan erat dengan proses reparasi itu sendiri. Yoga menjelaskan, pemilik mobil umumnya tidak diperkenankan melihat langsung cara kerja mekanik. Hal ini dilakukan untuk menjaga rahasia dapur operasi bengkel.
Para pemilik mobil biasanya diminta untuk meninggalkan kendaraan mereka dan mengambilnya keesokan hari. Apabila ada yang ingin menunggu, Yoga tetap memperbolehkan, namun harus berada di ruangan khusus yang lokasinya berjauhan dengan area kerja mekanik.
“Pemilik mobil tidak boleh melihat agar tidak tahu cara pengerjaannya. Kalau tahu, mungkin mereka perbaiki sendiri dan tidak ke sini lagi. Jadi, lebih untuk menjaga kerahasiaan cara bengkel ketok magic bekerja,” kelakarnya.
Meskipun demikian, Yoga memastikan bahwa pemilik mobil tidak perlu khawatir. Ia menuturkan, alat dan cara kerjanya hampir sama dengan bengkel resmi. Meskipun beberapa alat yang digunakan masih tradisional, ia menjamin hasil perbaikan tetap setara dengan kualitas bengkel resmi.






