Jumat, 02 Januari 2026 – Setiap awal tahun baru, sejumlah karya seni dan budaya ikonik memasuki domain publik, membuka pintu bagi adaptasi kreatif yang tak terbatas. Tahun ini, giliran karakter-karakter legendaris seperti versi awal Mickey Mouse, Betty Boop, dan Blondie yang kini bebas dari batasan hak cipta.
Berdasarkan Title 17 dari United States Code, hak cipta untuk karya anonim, pseudonim, atau karya yang dibuat untuk disewa (work made for hire) berlaku selama 95 tahun sejak tahun publikasi pertamanya, atau 120 tahun setelah pembuatannya, mana saja yang lebih dulu. Setelah periode tersebut berakhir, karya-karya ini menjadi milik publik, yang seringkali memicu gelombang adaptasi, termasuk dalam bentuk permainan video.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Karakter Ikonik yang Kini Bebas Hak Cipta
Pada 1 Januari 2026, beberapa karya penting yang hak ciptanya telah kedaluwarsa meliputi:
- Versi paling awal dari karakter Betty Boop.
- Versi paling awal dari karakter Blondie.
- Sembilan kartun Mickey Mouse awal.
- Minggu pertama dari komik strip Mickey Mouse.
- Novel “As I Lay Dying” karya William Faulkner.
- Film tahun 1930 “All Quiet on the Western Front”.
- Berbagai karya seni dan budaya pop lainnya.
Mureks mencatat bahwa fenomena ini telah menghasilkan beragam adaptasi di masa lalu. Contoh sukses seperti game Lies of P, yang terinspirasi dari “The Adventures of Pinocchio”, dan American McGee’s Alice, menunjukkan potensi besar untuk inovasi. Namun, ada juga adaptasi yang cenderung kontroversial atau dianggap “murahan”, seperti Pooh: Blood and Honey, yang mengubah karakter Winnie the Pooh menjadi horor.
Tantangan dan Batasan Hukum
Meskipun sebuah karya memasuki domain publik, ada beberapa nuansa hukum yang perlu diperhatikan. Hukum hak cipta berbeda dengan hukum merek dagang. Hal ini berarti, meskipun versi awal karakter bebas digunakan, fitur desain tertentu dari versi karakter yang lebih baru mungkin masih dilindungi oleh merek dagang.
Sebagai contoh, jika seseorang ingin membuat video game yang menampilkan Betty Boop versi 1930, mereka mungkin masih menghadapi masalah hukum jika menggunakan fitur desain dari versi karakter yang lebih baru. Ini menjadi rumit mengingat Betty Boop awalnya memiliki telinga anjing yang panjang dan terkulai sebelum diubah menjadi telinga manusia.
Situs web Duke Law, yang membahas detail lebih lanjut mengenai karya-karya yang memasuki domain publik, menyatakan bahwa Fleischer Studios tidak dapat mendaftarkan hak cipta atas “trivial” atau “stereotypical modifications” seperti “replacing the dog ears with human ones, dressing her in standard attire for a cabaret performer or homemaker, adding a Rosie the Riveter bandana, or modulating her voice to reflect newer singing styles.” Namun, situs tersebut juga mengakui bahwa ini adalah “gray area”, dengan menyatakan bahwa “reasonable people could disagree on exactly where the line is to be drawn.”
Pengembang game Lies of P merilis karyanya pada tahun 2023, beberapa dekade setelah “The Adventures of Pinocchio” karya Collodi memasuki domain publik. Ini menunjukkan bahwa proses adaptasi yang berkualitas membutuhkan waktu dan dedikasi.
Dengan masuknya Mickey Mouse dan Betty Boop ke domain publik, harapan besar tertumpu pada para kreator untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang melampaui sekadar game horor murahan yang siap tayang di Twitch. Kita berharap dapat melihat adaptasi yang cerdas dan berbobot, daripada hanya memanfaatkan popularitas karakter untuk sensasi sesaat.






