Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) secara fundamental mengubah lanskap industri otomotif global. Mobil kini tidak lagi sekadar sarana transportasi, melainkan telah berevolusi menjadi perangkat pintar yang mampu memproses data kompleks, memahami preferensi pengemudi, hingga menyajikan pengalaman berkendara yang lebih personal dan imersif.
Salah satu inovasi krusial yang menjadi pendorong utama transformasi ini adalah edge computing. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data dilakukan secara langsung di dalam kendaraan, meminimalkan ketergantungan pada koneksi eksternal atau server cloud.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
AMD Hadirkan Prosesor Khusus AI Otomotif
Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Advanced Micro Devices (AMD) memperkenalkan terobosan terbaru di sektor AI otomotif. Mereka meluncurkan prosesor Ryzen AI Embedded P100 Series, sebuah inovasi yang dirancang spesifik untuk mendukung kapabilitas edge computing pada sistem dashboard dan kokpit digital kendaraan.
Menurut catatan Mureks yang merujuk pada laman informasi teknologi digital Surat Indonesia, prosesor ini memungkinkan kendaraan untuk beroperasi secara mandiri tanpa harus terus-menerus terhubung ke server eksternal atau cloud.
Edge Computing: Solusi Latensi Rendah untuk Kendaraan Cerdas
Edge computing menjadi jawaban vital atas tantangan latensi dalam pengembangan kendaraan pintar. Kemampuannya memproses data secara lokal dengan tingkat latensi yang sangat rendah menjadi kunci. Dalam konteks otomotif, kecepatan respons sistem adalah faktor krusial, terutama untuk fitur-fitur berbasis AI seperti pengenalan suara, analisis perilaku pengemudi, dan interaksi layar sentuh yang responsif.
Melalui Ryzen AI Embedded P100 Series, AMD menghadirkan teknologi AI otomotif terintegrasi. Prosesor ini menggabungkan CPU, GPU, dan Neural Processing Unit (NPU) dalam satu chip, memastikan performa yang optimal. Prosesor ini juga mengadopsi arsitektur Zen 5, yang dirancang untuk memberikan kontrol deterministik, menjamin sistem kendaraan dapat merespons secara konsisten dalam berbagai kondisi operasional.
“Industri mendorong pengalaman AI lebih imersif dan kecerdasan perangkat lebih cepat. Mereka membutuhkan performa tinggi tanpa menambah kompleksitas sistem,” tulis AMD dalam siaran resminya.
Performa Tinggi untuk Kokpit Digital Modern
Teknologi AI otomotif yang disematkan dalam Ryzen AI Embedded P100 Series dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan kendaraan modern. AMD menyematkan GPU RDNA 3.5 yang memiliki kapabilitas untuk menggerakkan hingga empat layar 4K atau dua layar 8K dengan refresh rate 120 fps. Ini menjadikannya solusi ideal untuk sistem infotainment, panel instrumen digital, dan tampilan navigasi beresolusi tinggi.
Selain itu, AMD juga melengkapi prosesor ini dengan kapabilitas video codec khusus. Fitur ini memastikan pemutaran dan streaming video dapat berjalan optimal tanpa membebani CPU utama, sehingga pengalaman hiburan di dalam kendaraan menjadi lebih mulus dan responsif bagi pengguna.






