Nasional

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Targetkan 162.500 Guru Raih Gelar Sarjana di 2027 dengan Bantuan Rp 3 Juta

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengumumkan program bantuan bagi guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Diploma Empat (D4) atau Strata Satu (S1). Program ini akan memanfaatkan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan menargetkan 162.500 guru menjadi sarjana pada tahun 2027.

Mu’ti menjelaskan bahwa para guru akan menerima bantuan finansial sebesar Rp 3 juta per semester untuk mendukung studi mereka. “Yang kami berikan bantuan sebesar Rp 3 juta per semester untuk masing-masing guru,” ujar Mu’ti saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di SMK Negeri 7 Medan, Minggu (4/1).

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Program RPL ini bukan hal baru. Pada tahun 2025, sistem ini telah berhasil meluluskan sebanyak 12.500 guru. Keberhasilan ini menjadi landasan untuk target yang lebih ambisius di tahun-tahun mendatang.

Untuk tahun 2026, Mendikdasmen mengalokasikan kesempatan bagi 150.000 guru untuk mengikuti program RPL. Dengan demikian, menurut Mureks, total guru yang diharapkan meraih gelar sarjana melalui jalur ini akan mencapai 162.500 orang pada tahun 2027. “Sehingga pada Tahun 2027 nanti akan ada 162.500 sarjana, yang merupakan lulusan dari program RPL dengan para guru sebagai penerima manfaatnya,” imbuh Mu’ti.

Mu’ti berharap, setelah menyelesaikan pendidikan S1 melalui program RPL, para guru dapat melanjutkan ke program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Langkah ini krusial untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan.

“Jika nanti sukses PPG-nya, yang memenuhi persyaratan bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi. Dan mudah-mudahan dengan cara demikian kesejahteraan meningkat, kemampuan meningkat, dan kegiatan belajar mengajar juga semakin meningkat,” pungkasnya. Program ini menjadi upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan taraf hidup tenaga pendidik di Indonesia.

Mureks