Awal semester seringkali menjadi periode penyesuaian bagi para siswa setelah menikmati libur panjang. Untuk itu, kegiatan pembuka semester dua perlu dirancang secara menarik dan menyenangkan guna menghidupkan kembali suasana kelas serta mempersiapkan siswa menghadapi materi pembelajaran.
Berbagai referensi dari buku tematik Sekolah Dasar (SD) serta panduan pendidikan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) secara konsisten menunjukkan bahwa permainan sederhana, diskusi ringan, dan aktivitas fisik mampu meningkatkan semangat belajar. Selain itu, pendekatan ini juga efektif memperkuat interaksi sosial antar siswa.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Pendekatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pemanasan, melainkan juga membantu guru dalam memetakan kembali karakter, minat, dan kemampuan kerja sama siswa di dalam kelas. Dengan pemilihan aktivitas yang tepat, awal semester dapat menjadi fondasi yang kuat untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan produktif. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa metode ini terbukti efektif dalam membangun kembali dinamika kelas.
Lima Kegiatan Awal Semester Dua yang Bisa Diterapkan di Kelas
Mengutip dari buku Tugasku Sehari-hari yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017, berikut adalah lima kegiatan awal semester dua yang dapat diterapkan sebagai pembuka pembelajaran di minggu pertama sekolah:
- Bermain Kasti atau Rounders
Permainan ini dapat dilakukan secara berpasangan atau berkelompok di halaman sekolah. Siswa akan berlatih melempar dan memukul bola secara bergantian. Aktivitas ini tidak hanya melatih koordinasi motorik, tetapi juga membangun kerja sama tim serta menumbuhkan sportivitas sejak dini.
- Ice Breaking Musik dan Gerakan
Guru bisa memutar lagu anak-anak dengan irama ceria, kemudian mengajak siswa untuk bernyanyi atau melakukan gerakan sederhana. Kegiatan ini sangat efektif untuk mencairkan suasana kelas dan membuat siswa lebih rileks sebelum masuk ke materi pelajaran yang lebih kompleks.
- Mewarnai Kolaboratif
Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mewarnai gambar berukuran besar, misalnya dengan tema lingkungan sekolah atau kegiatan sehari-hari. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mendorong diskusi ringan dan kerja sama antar siswa dalam menyelesaikan satu proyek bersama.
- Tebak-tebakan Uang Saku
Permainan ini menggunakan kartu bergambar pecahan uang. Siswa diminta untuk menebak nilai dan menukarkan kombinasi uang dengan jumlah yang sama. Aktivitas ini mengenalkan konsep berhitung, memicu diskusi, serta menanamkan kebiasaan menabung secara sederhana dan menyenangkan.
- Permainan Kendhi Gerl atau Estafet
Dalam permainan ini, siswa bekerja dalam kelompok untuk melempar bola dan membantu teman melewati titik tertentu. Aktivitas fisik ini melatih kepercayaan diri, kekompakan, dan rasa saling membantu di antara siswa, sekaligus meningkatkan kebugaran.
Aktivitas yang dikemas secara menyenangkan ini terbukti membuat siswa lebih siap dan antusias dalam menerima pembelajaran lanjutan. Kegiatan awal semester dua yang dirancang dalam bentuk permainan edukatif mampu membangun suasana kelas yang positif dan kondusif.
Dengan memanfaatkan ide-ide kegiatan tersebut, proses pembelajaran dapat dimulai secara menyenangkan, mendorong semangat belajar, serta memperkuat interaksi sosial siswa sejak hari pertama semester baru.






