Hiburan

Melintasi Waktu: Only Yesterday Ajak Penonton Selami Refleksi Diri Lewat Kenangan Masa Lalu

Film animasi klasik dari Studio Ghibli, Only Yesterday, kembali mengajak penontonnya merenungi makna kehidupan melalui lensa kenangan masa lalu. Dirilis pada tahun 2016, film berdurasi 119 menit ini menyajikan kisah introspektif seorang perempuan lajang yang dihadapkan pada pilihan-pilihan penting dalam hidupnya.

Kisah ini berpusat pada Taeko Okajima, seorang pegawai kantoran di Tokyo yang memutuskan untuk berlibur ke pedesaan Yamagata pada tahun 1982. Tujuannya adalah membantu panen bunga safflower di rumah keluarga iparnya, sebuah rutinitas yang membawanya jauh dari hiruk pikuk ibu kota.

Dapatkan berita menarik lainnya di mureks.co.id.

Dalam perjalanan kereta malam menuju Yamagata, ingatan Taeko secara tak terduga melayang kembali ke masa kecilnya di tahun 1966, saat ia masih berusia sepuluh tahun. Kenangan-kenangan itu hadir beruntun, mulai dari keinginannya untuk berlibur seperti teman-temannya, pengalaman cinta pertamanya, hingga momen canggung saat menghadapi pubertas dan dinamika keluarga yang kompleks.

Setibanya di Yamagata, Taeko dijemput oleh Toshio, sepupu jauh iparnya yang memilih meninggalkan kehidupan kota demi bertani. Percakapan mereka berdua secara perlahan membuka ruang refleksi bagi Taeko, membahas kehidupan desa, kerja keras para petani, dan rasa keterhubungan yang mendalam dengan alam. Menurut Mureks, interaksi antara Taeko dan Toshio menjadi salah satu pilar utama dalam narasi film ini, menunjukkan bagaimana hubungan sederhana dapat memicu introspeksi mendalam.

Di sela-sela hari-harinya di pedesaan, Taeko terus membandingkan masa kini dengan masa kecilnya. Ia mengingat kembali konflik keluarga yang turut membentuk kepribadiannya, seperti pertengkaran dengan sang ayah dan rasa bersalah atas keinginan-keinginan pribadinya yang seringkali terabaikan.

Hubungan Taeko dan Toshio tumbuh melalui obrolan yang jujur dan sederhana. Taeko menyadari betapa mudahnya ia berbagi cerita dengan Toshio, termasuk mimpi masa kecilnya yang sempat terhenti. Ketika tiba saatnya untuk kembali ke Tokyo, Taeko dihadapkan pada sebuah pilihan besar yang akan menentukan arah hidupnya.

Kenangan masa lalu seolah datang menemaninya, mendorong Taeko untuk jujur pada dirinya sendiri tentang tempat dan kehidupan yang benar-benar ia inginkan. Film ini, yang disutradarai oleh Isao Takahata dan ditulis oleh Isao Takahata, Hotaru Okamoto, Yuuko Tone, serta David Freedman, berhasil menyajikan narasi yang menyentuh tentang pencarian jati diri.

Pemeran Utama dan Tim Produksi

  • Miki Imai sebagai Taeko Okajima (dewasa)
  • Toshirō Yanagiba sebagai Toshio
  • Yōko Honna sebagai Taeko (anak-anak)

Film Only Yesterday merupakan karya sutradara Isao Takahata, dengan skenario yang ditulis oleh Isao Takahata, Hotaru Okamoto, Yuuko Tone, dan David Freedman. Produksi film ini melibatkan Studio Ghibli, Nippon Television Network (NTV), dan Studiopolis.

Mureks