Sabtu, 10 Januari 2026 — Alexis De Leaver tidak pernah mengalami gejala Seasonal Affective Disorder (SAD) atau depresi musiman sebelum pindah ke Inggris. Berasal dari Amerika Serikat, ia terbiasa dengan jumlah sinar matahari yang cukup, bahkan selama bulan-bulan yang lebih dingin. Namun, kondisi cuaca di rumah barunya yang kerap hujan dan langit mendung, menjadi tantangan tersendiri baginya.
Dr. Hana Patel, seorang Dokter Umum sekaligus pakar tidur dari Time4Sleep, menjelaskan bahwa SAD, yang kadang dikenal sebagai ‘depresi musim dingin’, adalah jenis depresi yang muncul dan menghilang mengikuti pola musiman. “Ini bisa terlihat jelas selama bulan-bulan musim dingin yang gelap dan sangat terkait dengan ketidakselarasan siklus sirkadian dan tidur, yang memengaruhi suasana hati kita,” ujar Dr. Patel.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dalam pencariannya untuk mengatasi kondisi ini, De Leaver menemukan dua produk yang secara signifikan meringankan gejala SAD-nya. Ia membagikan pengalamannya ini, berharap dapat membantu orang lain yang menghadapi tantangan serupa.
Dua Produk yang Meringankan Gejala SAD
1. Jam Alarm Matahari Terbit (Sunrise Alarm Clock)
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Psychiatry menunjukkan bahwa simulasi fajar, bersama dengan terapi cahaya terang, dapat mengurangi depresi. De Leaver awalnya tidak yakin dengan konsep jam tubuh ini. Suaminya menemukan model Philips Smart Sleep di Amazon dan terus-menerus menceritakan semua fitur yang dimilikinya. Baginya, itu terdengar seperti sebuah trik pemasaran.
Namun, karena produk tersebut sedang diskon, ia memutuskan untuk mencobanya. “Saya sangat senang suami saya meyakinkan saya karena ini adalah bantuan terbesar,” ungkap De Leaver. Ia menggunakan fungsi matahari terbenam untuk membantunya bersantai dan tertidur, sementara opsi matahari terbit memungkinkannya bangun di ruangan yang tidak sepenuhnya gelap.
Philips Smart Sleep Sunrise Alarm Clock, yang dibanderol sekitar $145 di Amazon, menjadi pilihan utamanya selama bulan-bulan musim dingin. Perangkat ini memiliki pengaturan matahari terbenam dan matahari terbit yang membantu De Leaver menjaga jadwal tidur yang solid. Menurut pantauan Mureks, perangkat ini jarang sekali didiskon, namun kualitasnya dianggap sepadan dengan harganya, dengan skor pengguna mencapai ★★★★ dari lebih dari 14 ribu ulasan.
2. Lampu Terapi Cahaya (SAD Lamp)
Lampu terapi cahaya, atau yang dikenal sebagai lampu SAD, dengan output sekitar 10.000 lux, telah menjadi perawatan resmi untuk Seasonal Affective Disorder. Salah satu studi yang mendukung hal ini, diterbitkan dalam Psychotherapy and Psychosomatics, menunjukkan bahwa terapi cahaya terang menyebabkan penurunan signifikan gejala depresi pada penderita SAD.
Alasannya, lampu ini mensimulasikan cahaya matahari alami, membantu menekan melatonin dan merangsang serotonin, yang dikenal sebagai ‘kimia kebahagiaan’. Lampu terapi cahaya mereplikasi sinar matahari dan membantu meningkatkan suasana hati serta energi.
Lauren Jeffries, Editor Fitur Tidur di Tom’s Guide, juga menggunakan lampu Lumie Vitamin L dan menjadikannya bagian dari rutinitas musim dinginnya. Sejauh ini, ia melihat peningkatan besar pada gejala SAD-nya ketika menggunakannya di pagi hari.
Lampu Terapi Cahaya Lumie Vitamin L memiliki desain ramping dan portabel yang menawarkan iluminasi intensitas tinggi hingga 10.000 lux, cukup untuk mensimulasikan cahaya matahari alami. Saat ini, lampu ini tersedia seharga $109 di Amazon, namun dapat dibeli langsung dari Lumie seharga $98.10.
Disclaimer: Jika Anda mengalami Seasonal Affective Disorder, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan Anda untuk mendapatkan saran profesional dan mengetahui bantuan apa yang tersedia.






