Pencipta serial populer Stranger Things, Matt Duffer, baru-baru ini mengungkapkan inspirasi tak terduga di balik pertarungan klimaks serialnya. Duffer menyebut bahwa permainan peran (RPG) fenomenal, Baldur’s Gate 3, menjadi pemicu ide untuk adegan pertempuran akhir yang epik.
Pengakuan ini muncul dalam wawancara Duffer dengan Variety, di mana ia menjelaskan bagaimana pengalaman bermain Baldur’s Gate 3 memengaruhi konsep pertarungan antara Vecna, Mind Flayer, dan para karakter utama Stranger Things. “Kami memikirkan D&D, dan saya sedang bermain Baldur’s Gate 3 saat itu, dan kami merasa sangat penting bahwa satu-satunya cara bagi mereka untuk mengalahkannya adalah seluruh tim bekerja sama,” ujar Duffer.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Duffer melanjutkan, “Semua orang telah sepenuhnya menyadari—baik melalui penerimaan diri atau mereka telah menyelesaikan berbagai masalah mereka—bergerak menuju pertarungan terakhir itu, mereka benar-benar siap. Mereka adalah tim pamungkas, dan itu adalah tim yang bekerja sama untuk mengalahkan hal ini. Dan mereka masing-masing memiliki keterampilan individu mereka sendiri, bukan? Dan di situlah saya kembali ke Dungeons & Dragons, dan sesuatu seperti Baldur’s Gate. Karena begitulah cara Anda mengalahkan monster-monster yang tampaknya tak terhentikan. Banyak referensi video game diterapkan pada pertarungan terakhir itu.”
Pernyataan Duffer ini menarik perhatian Swen Vincke, bos Larian Studios, pengembang Baldur’s Gate 3. Melalui unggahan di media sosial, Vincke merespons dengan singkat namun antusias, menyebut pengakuan tersebut “That’s pretty cool” atau “Itu cukup keren”. Respons ini menunjukkan apresiasi dari komunitas pengembang game terhadap pengaruh karya mereka di industri hiburan lain.
Konsep kerja sama tim dengan keterampilan unik untuk mengalahkan musuh kuat memang menjadi inti dari banyak permainan peran, termasuk Dungeons & Dragons yang menjadi dasar Baldur’s Gate 3. Mureks mencatat bahwa ide ini telah menjadi formula klasik dalam genre RPG, dari seri Baldur’s Gate orisinal hingga berbagai judul lainnya yang melibatkan petualangan kelompok.
Michael Douse, kepala penerbitan Larian Studios, juga ikut menanggapi kabar ini dengan humor. Setelah Vincke memposting tentang inspirasi Baldur’s Gate 3, Douse berkomentar, “Damn now I really should watch Stranger Things” atau “Sial, sekarang saya benar-benar harus menonton Stranger Things.” Interaksi ini menyoroti bagaimana inspirasi dan apresiasi dapat mengalir dua arah antar industri kreatif.






