Mantan striker tim nasional Italia, Mario Balotelli, akan memulai babak baru dalam perjalanan karier sepak bolanya yang penuh warna. Pemain berusia 35 tahun ini dilaporkan hampir merampungkan kesepakatan untuk bergabung dengan Al-Ittifaq FC, sebuah tim yang berkompetisi di Divisi Pertama UEA, kasta kedua dalam piramida sepak bola Uni Emirat Arab.
Menurut laporan Goal, Balotelli akan menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun. Kedatangan ‘Super Mario’ diharapkan mampu menjadi solusi bagi lini serang Al-Ittifaq FC yang tengah terpuruk di dasar klasemen. Tim milik pengusaha Italia, Pietro Laterza, ini hanya mengumpulkan 6 poin dari 11 pertandingan dan baru mencetak 6 gol, menempatkan mereka di posisi terbawah dan terancam degradasi.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Balotelli dijadwalkan terbang ke Dubai pada Jumat, 9 Januari 2026, untuk menyelesaikan prosedur akhir transfer. Ia diperkirakan akan resmi terdaftar dan siap bermain mulai 12 Januari 2026. Al-Ittifaq FC akan menjadi klub ke-14 dalam karier profesional Balotelli, yang sebelumnya pernah membela klub-klub raksasa Eropa seperti Inter Milan, Manchester City, dan Liverpool.
Sebelum kesepakatan ini, Balotelli berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Genoa pada musim panas lalu. Selama periode tersebut, ia menghabiskan waktu beristirahat bersama keluarganya di Maladewa, sambil tetap menjaga kebugaran di pusat pelatihan. Ia menegaskan bahwa dirinya masih dalam kondisi fisik yang prima dan siap untuk kembali berkompetisi di level tertinggi.
Catatan Mureks menunjukkan, penampilan terakhir Balotelli di Genoa tidak terlalu impresif, di mana ia hanya tampil sebanyak enam kali di Serie A tanpa mencetak satu gol pun. Laporan dari The Sun menyebutkan bahwa proses negosiasi antara Balotelli dan Al-Ittifaq FC berjalan relatif lancar, tanpa adanya pelamar lain yang serius untuk mendapatkan jasanya.
Kepindahan Balotelli ke Teluk Persia ini bukan hanya diharapkan dapat meningkatkan performa Al-Ittifaq FC di lapangan, tetapi juga berpotensi mendongkrak daya tarik dan eksposur global klub tersebut. Dengan kontrak yang mengikatnya hingga tahun 2028, ini bisa menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi Balotelli untuk membuktikan bahwa bakat yang pernah memukau Eropa masih tetap ada, kali ini di lingkungan sepak bola yang berkembang pesat namun tidak terlalu menuntut.






