Tren

Manajemen Pasar Induk Kramat Jati Kaji Kelayakan Struktur Gedung Pasca-Kebakaran dengan Tim Independen

JAKARTA – Manajemen Pasar Induk Kramat Jati mengambil langkah serius dengan melibatkan tim independen untuk mengecek dan mengkaji keseluruhan struktur gedung. Langkah ini dilakukan pasca-kebakaran yang melanda kawasan Los Buah Blok C2, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, menyatakan bahwa keputusan terkait renovasi atau pembangunan ulang ratusan kios yang terdampak kebakaran belum dapat diambil. “Terhadap lokasi Blok C2 yang terbakar itu memang sedang kita lakukan pengkajian terlebih dahulu bersama pihak independen, baik itu struktur dan sebagainya,” ujar Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat (09/1).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Menurut Agus, fokus utama saat ini adalah melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi gedung, khususnya struktur bangunan yang terdampak. Hasil kajian ini akan menjadi penentu langkah selanjutnya. “Dari hasil kajian itu, nanti baru kita tentukan langkah-langkah berikutnya terhadap bangunan di lokasi tersebut,” tegasnya.

Pemeriksaan Struktur Bangunan untuk Jangka Panjang

Proses pemeriksaan struktur bangunan dilakukan secara serius dengan melibatkan pihak independen untuk memastikan hasil kajian bersifat objektif dan akurat. Tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui kelayakan bangunan pasar dalam jangka panjang.

“Kami telah melibatkan teman-teman dari pihak independen untuk melakukan pengetesan struktur bangunan, apakah bangunan pasar ini masih cukup layak untuk digunakan puluhan tahun ke depan atau tidak,” jelas Agus.

Mureks mencatat bahwa hasil pemeriksaan struktur tersebut juga akan menjadi dasar pengambilan keputusan apakah Blok C2 akan direvitalisasi atau justru dibangun ulang secara total. “Dari hasil itu, nanti akan kita tentukan langkah selanjutnya, apakah akan dilakukan revitalisasi atau pembangunan secara total,” imbuh Agus.

Pengecekan struktur oleh tim independen ini baru dimulai pada awal pekan ini, tepatnya Senin (5/1). Agus berharap hasil kajian dapat segera keluar agar arah penanganan Blok C2 dapat ditetapkan secepatnya. “Baru kemarin, tepatnya hari Senin (5/1) dilakukan pengecekan struktur. Kita berharap dari hasil itulah bisa ditentukan apakah bangunan ini masih cukup layak atau tidak untuk dilakukan revitalisasi,” ucapnya.

Manajemen Pasar Induk Kramat Jati terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan pasca-kebakaran berjalan optimal, baik dari sisi keselamatan bangunan maupun keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang. Agus memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan pasca-kebakaran. Para pedagang yang terdampak juga telah direlokasi ke tempat penampungan sementara dan kembali berjualan.

Mureks