LIVERPOOL – Liverpool kembali dihadapkan pada spekulasi bursa transfer terkait perburuan bek tengah. Laporan terbaru justru memunculkan klaim yang saling bertentangan mengenai ketertarikan The Reds terhadap bek Club Brugge, Joel Ordoñez. Isu ini mencuat setelah disebut-sebut pelatih Arne Slot melakukan “misi pemantauan” terhadap pemain asal Ekuador tersebut.
Kebutuhan akan bek tengah baru memang menjadi prioritas utama Liverpool dalam dua bursa transfer ke depan. Virgil van Dijk akan berusia 35 tahun pada 2026, sementara Ibrahima Konaté kini memasuki enam bulan terakhir masa kontraknya. Situasi ini mendorong Slot dan jajaran rekrutmen Anfield untuk bergerak mencari opsi jangka menengah hingga panjang.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Liverpool sendiri dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut bek muda Austria Wien berusia 17 tahun, Ifeanyi Ndukwe. Namun, pemain tersebut belum diproyeksikan untuk memberikan dampak instan di tim utama. Di sisi lain, Giovanni Leoni harus menepi hingga akhir musim akibat cedera ACL, sementara Joe Gomez dan Wataru Endo juga absen dan masa depan jangka panjang mereka di Anfield dinilai tidak pasti.
Pada Hari Tahun Baru, muncul laporan yang menyebut Liverpool unggul atas Chelsea dalam perburuan Ordoñez dan bahkan sudah mendekati kesepakatan. Bek Club Brugge itu disebut dibanderol sekitar 34,9 juta pound, atau setara 698 miliar rupiah.
Namun, Mureks mencatat bahwa laporan lanjutan dari Daily Mail justru menyebut Liverpool tidak sedang aktif mengejar transfer Ordoñez. Meskipun demikian, bek berusia 21 tahun itu memang telah masuk radar dan sempat dipantau langsung oleh pemandu bakat The Reds.
Ordoñez bergabung dengan Club Brugge dari Independiente del Valle pada 2022 dan sejak itu tampil konsisten. Ia telah mencatat 105 penampilan di semua kompetisi, dengan kontribusi empat gol dan dua assist. Musim ini, Ordoñez selalu menjadi starter dalam enam laga Liga Champions Brugge.
Dari sisi statistik, Ordoñez juga mencuri perhatian. Dalam 12 bulan terakhir, ia memenangkan 69,2 persen duel udara, angka yang menempatkannya di 90 persentil teratas dibandingkan bek tengah di lima liga top Eropa. Postur setinggi 188 cm membuatnya menonjol sebagai bek modern dengan kekuatan fisik solid.
Meski klaim dari Amerika Selatan menyebut kesepakatan sudah dekat, Liverpool disebut tidak sedang menyiapkan langkah konkret untuk memboyong Ordoñez ke Anfield saat ini. Sang pemain masih terikat kontrak hingga 2029 bersama Club Brugge dan diperkirakan akan masuk skuad Ekuador untuk Piala Dunia 2026, di mana mereka tergabung di Grup E bersama Jerman, Curacao, dan Pantai Gading.
Kendati pintu Ordoñez belum sepenuhnya tertutup, Liverpool disebut tengah mempertimbangkan sejumlah alternatif lain. Kapten Crystal Palace, Marc Guehi, masih berada di puncak daftar incaran. Namun, The Reds lebih cenderung menunggu hingga akhir musim untuk merekrut bek timnas Inggris itu secara gratis ketimbang membayar mahal pada bulan Januari.
Liverpool harus bersaing dengan Manchester City dan Bayern Munich untuk mendapatkan tanda tangan Guehi. Bahkan, ada kemungkinan rencana tersebut dipercepat apabila Konaté tergoda hengkang pada bursa transfer musim dingin ini. Selain Guehi, nama Maxence Lacroix (Crystal Palace), Oscar Mingueza (Celta Vigo), serta Nathan Collins (Brentford) juga masuk radar. Namun, Mingueza lebih sering dimainkan di sektor sayap musim ini, sehingga profilnya sedikit berbeda dari kebutuhan utama Slot.
Dengan situasi lini belakang yang rawan dan kontrak sejumlah pemain kunci yang menipis, kebijakan Liverpool di bursa transfer mendatang akan menjadi penentu arah regenerasi skuad era Arne Slot.






