LAS VEGAS, Mureks – Intel kembali menggebrak panggung inovasi di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan chip Intel Core Ultra Series 3. Prosesor terbaru ini diklaim mampu meningkatkan standar grafis terintegrasi pada laptop secara signifikan, bahkan berpotensi mengakhiri kebutuhan akan GPU diskrit untuk pengalaman gaming kelas atas.
Menurut pantauan Mureks, demonstrasi kemampuan chip ini berhasil memukau banyak pihak. Game PC terbaru seperti Battlefield 6 dapat berjalan mulus di atas 120 frame per second (FPS) pada pengaturan maksimal, sebuah pencapaian luar biasa untuk laptop yang tidak dirancang khusus untuk gaming.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Terobosan Grafis Terintegrasi: Intel Arc B390
Kunci dari performa revolusioner ini terletak pada grafis terintegrasi Intel Arc B390, yang setara dengan 12 inti Xᵉ. Teknologi ini membawa fitur-fitur canggih yang biasanya ditemukan pada kartu grafis kelas atas, termasuk “Modern Rendering” dengan teknologi XeSS 3. Fitur ini mencakup ray tracing, upscaling berbasis AI, dan generasi multi-frame hingga x4.
Peningkatan performa ini bahkan disebut-sebut mampu menyaingi GPU seri RTX 50 kelas bawah dari Nvidia. Dengan prosesor Intel Core Ultra X9 dan X7, Intel mencatat adanya peningkatan grafis sebesar 77% dan peningkatan AI sebesar 53% dibandingkan dengan chip Lunar Lake generasi sebelumnya. Lompatan signifikan ini memungkinkan laptop tipis dan ringan untuk menjalankan game PC beranggaran besar terbaru pada level yang tinggi tanpa memerlukan kartu grafis khusus.
Pengalaman Gaming Langsung yang Mengesankan
Dalam sesi demo langsung yang diikuti tim redaksi Mureks, performa tinggi dan frame rate yang mulus dari chip Core Ultra Series 3 generasi terbaru ini sangat terasa. Penguji berkesempatan mencoba beberapa judul game terbaru dan langsung terkesan dengan kemampuan chip tersebut. Ini memperkuat dugaan bahwa laptop gaming masa depan mungkin tidak lagi membutuhkan GPU diskrit.
Intel secara berani mengklaim bahwa Arc B390 pada chip Core Ultra X9 dan X7 akan menjalankan Battlefield 6 pada pengaturan Overkill (pengaturan visual tertinggi) dan Super Resolution di 59 FPS. Dengan mengaktifkan teknologi generasi multi-frame, angka ini dapat ditingkatkan hingga 145 FPS yang sangat mulus.
Pengalaman langsung saat mencoba Battlefield 6 menunjukkan visual yang detail dan framerate yang sangat lancar, bahkan di tengah ledakan dan baku tembak yang intens. Selain itu, game Dying Light: The Beast juga berhasil mencapai 196 FPS pada pengaturan tinggi, menyajikan visual yang memukau berkat ray tracing saat menjelajahi dunia game.
Beberapa judul lain yang juga didemonstrasikan adalah Clair Obscur: Expedition 33, Marvel Rivals, dan Painkiller. Meskipun framerate dan pengaturannya tidak ditampilkan secara langsung, Intel memastikan bahwa game-game tersebut dapat mencapai lebih dari 100 FPS pada resolusi 1080p dengan pengaturan tinggi menggunakan XeSS Super Resolution.
Masa Depan Gaming PC yang Lebih Ringkas
Kemampuan chip baru ini tidak hanya mempermudah bermain game shooter kompetitif di laptop berbasis Intel Core Ultra X9/X7, tetapi juga menawarkan visual yang ditingkatkan pada judul-judul PC yang menuntut. Teknologi generasi multi-frame x4 terbukti sangat membantu dalam mencapai performa tersebut.
Mureks mencatat bahwa prospek laptop dengan prosesor Intel Core Ultra X9 atau X7 sangat menjanjikan di tahun 2026. Intel telah mendorong batas grafis terintegrasi pada chip generasi berikutnya dengan Intel Arc B390, dan dari game-game yang telah dicoba, ini tampaknya akan memulai era baru gaming PC pada laptop tipis dan ringan.
Tentu saja, laptop berbasis Intel ini masih perlu diuji secara menyeluruh di laboratorium pengujian untuk memverifikasi klaim performa. Namun, indikasi awal menunjukkan bahwa laptop-laptop ini berpotensi masuk ke dalam daftar laptop gaming terbaik, terutama bagi para gamer yang sering bepergian, asalkan harganya kompetitif.
Selain itu, Intel juga mengumumkan platform gaming genggam dengan chip Panther Lake, menambah deretan inovasi yang patut dinantikan para gamer tahun ini.






