Lego secara resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, Lego Smart Play, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Teknologi ini diklaim akan merevolusi pengalaman bermain dengan menyuntikkan interaktivitas cerdas ke dalam set Lego, memungkinkan model mainan bereaksi terhadap aksi pengguna.
Inti dari teknologi ini adalah ‘Smart Brick’, sebuah komponen cerdas yang menurut Mureks, mengemas lebih dari 20 paten ‘world-first’ dalam teknologinya. Berukuran lebih kecil dari stud Lego biasa, perangkat ini dilengkapi akselerometer, sensor cahaya dan suara, speaker mini dengan synthesizer internal, serta pengisian daya nirkabel. ‘Smart Brick’ ini akan didampingi oleh ‘Smart Tag’ – plat datar mirip yang ditemukan di kit Super Mario – dan ‘Smart Minifigures’, yang memungkinkan karakter-karakter kecil ini berinteraksi dan merespons pemain.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Lego Smart Play akan pertama kali tersedia dalam tiga set Star Wars ikonik. Ketiga set tersebut adalah Luke’s Red Five X-Wing, yang juga menyertakan figur Leia, R2-D2, Stormtrooper, dan Rebel; Darth Vader’s TIE Fighter; serta kit Throne Room Duel & A-Wing. Kit Throne Room Duel & A-Wing secara khusus akan mereplikasi pertarungan terakhir antara Darth Vader dan Luke Skywalker di hadapan Emperor, lengkap dengan pegangan yang memungkinkan minifigur ‘bertarung’ menggunakan lightsaber mereka, diiringi efek suara yang responsif terhadap konteks.
Ketiga set ini dijadwalkan akan tersedia mulai 1 Maret 2026. Inovasi ini menandai perubahan besar bagi Lego, yang bahkan menyebutnya sebagai salah satu evolusi paling signifikan sejak pengenalan minifigur pada tahun 1978. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Lego untuk terus berinovasi dalam pengalaman bermain.
Tom Donaldson, Senior VP & Head of Lego’s Creative Play Lab, turut mengamini pentingnya inovasi ini. Ia menyatakan, “membawa kreativitas, teknologi, dan penceritaan bersama untuk membuat dunia dan cerita bangunan menjadi lebih menarik, dan semuanya tanpa layar. Kami benar-benar percaya kami menetapkan standar baru untuk pengalaman imajinatif interaktif dan tidak sabar untuk melihat inovasi ini di tangan anak-anak saat kami meluncurkan tahun ini.”
Meskipun diperkirakan akan paling dihargai oleh anak-anak, potensi aplikasi Lego Smart Play sangat luas. Bayangkan set bertema film seperti Rivendell, di mana karakter Fellowship mengeluarkan kutipan kontekstual berdasarkan interaksi mereka. Teknologi ini terasa sebagai langkah logis berikutnya dari model interaktif Super Mario, namun melangkah lebih jauh dengan menyematkan kecanggihan teknis ke dalam minifigur standar.





