Film horor thriller terbaru Indonesia, Kereta Berdarah, siap menghadirkan ketegangan di layar lebar. Disutradarai oleh Rizal Mantovani, film produksi MVP Pictures ini dibintangi oleh Hana Malasan dan Adhisty Zara sebagai pemeran utama, menjanjikan sebuah perjalanan yang awalnya penuh harapan namun berubah menjadi mimpi buruk di atas rel.
Kisah ini berpusat pada dua kakak beradik, Purnama (Hana Malasan) dan Kembang (Adhisty Zara). Purnama, yang baru saja dinyatakan sembuh dari perjuangan panjang melawan kanker, ingin merayakan kesempatan kedua dalam hidupnya. Ia mengajak Kembang untuk berlibur ke sebuah resor baru yang terletak di daerah terpencil, berharap ini menjadi awal dari kehidupan yang lebih tenang dan bahagia.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Namun, satu-satunya cara menuju resor tersebut adalah dengan menaiki kereta wisata bernama Sangkara. Sejak awal perjalanan, suasana di dalam kereta sudah terasa janggal. Mereka disambut oleh pramugara bernama Tekun (Fadly Faisal) yang, meski ramah, memancarkan aura aneh yang sulit dijelaskan. Kejanggalan semakin terasa seiring berjalannya waktu, mulai dari perilaku penumpang lain hingga kejadian-kejadian ganjil yang menantang logika.
Ketegangan memuncak dengan kemunculan seorang penumpang misterius bernama Ramla (Putri Ayudya). Dengan sikap dingin dan penuh tekanan, Ramla mencoba memperingatkan para penumpang tentang bahaya yang mengintai di dalam kereta Sangkara. Sayangnya, peringatan tersebut tidak sepenuhnya diindahkan oleh sebagian besar penumpang.
Satu per satu kejadian mengerikan mulai terjadi, menyeret Purnama dan Kembang ke dalam teror yang tak terhindarkan. Di tengah kekacauan dan ketakutan yang mencekam, hubungan kakak beradik ini diuji habis-habisan. Purnama, yang baru pulih, harus kembali berjuang mempertahankan hidup, sementara Kembang dipaksa untuk tumbuh lebih kuat demi melindungi kakaknya yang ia cintai.
Menurut catatan Mureks, Kereta Berdarah tidak hanya menyuguhkan elemen horor dan ketegangan yang intens, tetapi juga menyoroti perjuangan, ikatan keluarga yang kuat, serta tekad untuk bertahan hidup di situasi paling gelap. Penulis skenario Erwanto Alphadullah merangkai cerita yang menguji batas fisik dan mental para karakternya.
Selain Hana Malasan, Adhisty Zara, dan Putri Ayudya, film ini juga didukung oleh jajaran aktor lain seperti Kiki Narendra sebagai Bara, Yama Carlos sebagai Santoso, Ruth Marini sebagai Ratu Jin, Sahira Anjani sebagai Indah, Totos Rasiti sebagai Sidik, dan Agnes Naomi sebagai Martha.
Daftar Pemeran Utama Kereta Berdarah:
- Hana Malasan sebagai Purnama
- Adhisty Zara sebagai Kembang
- Putri Ayudya sebagai Ramla
- Kiki Narendra sebagai Bara
- Yama Carlos sebagai Santoso
- Fadly Faisal sebagai Tekun
- Ruth Marini sebagai Ratu Jin
- Sahira Anjani sebagai Indah
- Totos Rasiti sebagai Sidik
- Agnes Naomi sebagai Martha






