Hiburan

Komposer Koji Kondo Ungkap Alasan Tema Ikonik Zelda Tak Muncul di Ocarina of Time: “Bisa Membosankan”

Jakarta, Mureks – Sebuah misteri yang telah lama menyelimuti penggemar seri The Legend of Zelda akhirnya terkuak. Komposer legendaris Koji Kondo mengungkapkan alasan di balik absennya tema musik overworld ikonik seri tersebut dalam game The Legend of Zelda: Ocarina of Time.

Kondo, yang bertanggung jawab atas sebagian besar musik di seri Zelda, menjelaskan bahwa keputusannya untuk tidak menyertakan melodi klasik tersebut didasari oleh keinginan untuk menyajikan sesuatu yang baru dan menghindari repetisi.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Alasan di Balik Perubahan Musik

Dalam sebuah sesi tanya jawab pengembang untuk majalah 64 Dream pada tahun 1999, Koji Kondo menyatakan, “I’ve always kind of wanted to shake up the music a little bit in any case and because Ocarina of Time is a brand-new 3D game on the N64, I felt it necessary to change the music just a little bit from previous entries in the series.”

Ia melanjutkan, “Additionally, Hyrule field is so vast that I thought it’d get boring and repetitive to hear the same melody all the time, so I decided to make a variety of music that would never get boring, with additional music and effects depending on Link’s status.”

Kutipan Kondo ini diterjemahkan dan dipublikasikan di blog Good Blood milik Javed Sterritt. Menurut Mureks, terjemahan tersebut baru muncul pada tahun 2024, meskipun wawancara aslinya telah ada selama puluhan tahun.

Dampak dan Reaksi Penggemar

Penemuan informasi ini menyoroti bagaimana banyak detail penting dalam sejarah video game masih belum terdokumentasi dengan baik atau sulit diakses, terutama bagi penggemar non-Jepang.

Meskipun tema Hyrule Field di Ocarina of Time sangat populer, banyak penggemar merindukan semangat petualangan dan kemegahan tema overworld orisinal. Sentimen ini kemungkinan besar menjadi salah satu faktor yang mendorong kembalinya tema klasik tersebut dalam sekuelnya, Majora’s Mask.

Keputusan Kondo untuk berinovasi, meskipun pada awalnya mungkin mengejutkan, kini dipandang sebagai langkah yang berani dan berhasil menciptakan pengalaman musik yang beragam dan tak membosankan di salah satu game terbaik Nintendo 64.

Mureks