Kia secara resmi memperkenalkan kendaraan listrik (EV) entry-level terbarunya, EV2, dalam debut globalnya di Brussels Motor Show pada Sabtu, 10 Januari 2026. Model berdesain kotak ini disebut-sebut sangat mirip dengan Kia Soul, bahkan memiliki dimensi yang serupa, meskipun sedikit lebih pendek dalam tinggi dan panjang.
EV2 dirancang sebagai “titik masuk ke mobilitas listrik” bagi konsumen, menempatkannya di segmen bawah jajaran EV Kia. Meskipun ukurannya hampir sama, desain EV2 dinilai lebih menarik dibandingkan Soul dan menawarkan ruang interior yang lebih lapang.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Spesifikasi Baterai dan Jangkauan
Kia EV2 akan hadir dengan dua pilihan baterai. Varian pertama menggunakan baterai 42 kWh yang menawarkan jangkauan WLTP sejauh 197 mil, atau sekitar 170 mil berdasarkan standar EPA. Pilihan kedua adalah baterai 61 kWh yang mampu menempuh 278 mil (WLTP) atau sekitar 240 mil (EPA).
Jangkauan ini, menurut catatan Mureks, sedikit lebih rendah dibandingkan pesaing utamanya, Volvo EX30, yang memiliki jangkauan EPA maksimum 261 mil. Oleh karena itu, strategi harga yang akan ditetapkan Kia untuk EV2 menjadi sangat krusial dalam persaingan pasar.
Untuk kecepatan pengisian daya, Kia mengklaim EV2 dapat mengisi daya dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Angka ini sedikit lebih lambat dibandingkan Volvo EX30 dengan baterai 69 kWh. Seperti kendaraan Kia lainnya, EV2 juga mendukung fitur pengisian daya vehicle-to-grid (V2G) dan vehicle-to-load (V2L).
Desain Interior “Picnic Box” dan Fitur Teknologi
Interior EV2 dijuluki “Picnic Box” oleh Kia, menggambarkan ruang yang kecil namun fungsional. Pabrikan mengklaim ruang kabin EV2 sebanding dengan kendaraan yang lebih besar, menawarkan ruang kaki belakang yang lapang dan kapasitas kargo belakang hingga 403 liter. Model ini akan tersedia dalam konfigurasi empat dan lima tempat duduk.
Dari segi teknologi, EV2 dilengkapi dengan pengaturan layar yang cukup lengkap. Ini mencakup kluster instrumen berukuran 12,3 inci, layar infotainment 12,3 inci, dan layar kontrol iklim 5 inci. Pencahayaan ambient di kabin dapat disinkronkan dengan fungsi kendaraan tertentu, menambah kesan modern dan nyaman.
Selain itu, EV2 tetap mempertahankan serangkaian kontrol manual untuk iklim dan volume, memberikan kemudahan penggunaan bagi pengemudi. Mobil ini juga dilengkapi dengan beberapa port USB-C, termasuk tiga di bagian depan, yang mendukung pengisian daya hingga 100W.
Ketersediaan dan Rencana Pasar
Kia belum mengungkapkan angka performa lainnya selain jangkauan. Produksi EV2 dijadwalkan akan dimulai pada kuartal pertama tahun ini, dengan pengiriman diharapkan akan dimulai di Eropa dan wilayah lain pada akhir tahun.
Namun, bagi pasar Amerika Serikat, Kia menyatakan “belum mengumumkan rencana untuk pasar AS.” Ini mengindikasikan bahwa EV2 kemungkinan besar tidak akan segera tersedia di pasar Amerika dalam waktu dekat.






