Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, mengumumkan bahwa seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana di wilayah Sumatera telah kembali beroperasi normal. Total 52 RSUD di berbagai kabupaten/kota kini siap melayani masyarakat pasca-bencana.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah yang berlangsung di Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026. Menurut Tito, pemulihan fasilitas kesehatan ini merupakan pencapaian signifikan dalam upaya rehabilitasi.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Rumah Sakit Umum Daerah-nya alhamdulillah 52 ini tadinya berat, sudah operasional semua untuk 52 kabupaten/kota,” ujar Tito Karnavian, merujuk pada kondisi RSUD yang sempat lumpuh akibat dampak bencana.
Dalam kesempatan itu, Tito juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atas kecepatan pemulihan RSUD tersebut. Ia bahkan sempat berkelakar mengenai latar belakang Menkes yang pernah berkarier di perbankan.
“Kalau kesehatan saya tahu Pak Menteri Kesehatan luar biasa. Beliau mantan (kerja) di bank. Mungkin jadi teman-temannya beliau suruh nyumbang semua. Ya, untuk perbaikan sarana prasarana kesehatan,” canda Tito, yang disambut tawa hadirin.
Meskipun demikian, catatan Mureks menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang belum dapat digunakan secara optimal. Tito tidak merinci lokasi pasti Puskesmas yang masih dalam tahap perbaikan tersebut.
Rapat koordinasi di Aceh tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sufmi Dasco Ahmad, bersama perwakilan pemerintah dan Satgas Pemulihan Bencana. Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana terus menjadi prioritas, seperti yang terlihat pada pembersihan lumpur di RSUD Aceh Tamiang oleh prajurit TNI dan relawan pascabanjir luapan Sungai Tamiang pada 20 Desember 2025 lalu.






