Setelah lama absen dari latihan yoga di studio, Jessica Downey menyadari bahwa fleksibilitas dan mobilitas tubuhnya menurun drastis. Poses yang dulu mudah kini terasa sulit, membuatnya berkomitmen untuk kembali membangun kelenturan tubuhnya. Di tengah tekad tersebut, sebuah kesempatan menarik datang: mencoba sesi peregangan terpandu satu lawan satu di sebuah studio mobilitas lokal.
Sebelum tiba di studio Stretched, Downey mengaku tidak sepenuhnya memahami konsep peregangan terpandu. Ia membayangkan sesi tersebut mirip fisioterapi atau pelajaran yoga privat. Namun, Tess, spesialis peregangan yang menanganinya, dengan cepat menghilangkan keraguan tersebut.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Tess menjelaskan bahwa peregangan terpandu memungkinkan seseorang mencapai regangan yang lebih dalam dan terkontrol dibandingkan jika dilakukan sendiri. Setelah mengidentifikasi area ketegangan, seorang spesialis peregangan dapat menyesuaikan setiap gerakan dengan kondisi tubuh klien, menggunakan panduan langsung untuk meningkatkan fleksibilitas, mobilitas, dan rentang gerak sendi. Para spesialis ini dilatih untuk memandu dengan aman, memastikan tidak ada ketegangan berlebihan pada sendi atau otot. Tess sendiri berlatar belakang pengajaran yoga, sementara spesialis lain bisa berasal dari disiplin ilmu seperti fisioterapi atau terapi pijat.
Pendekatan di studio tersebut adalah memandu setiap peregangan hingga mencapai tingkat yang terasa kuat namun nyaman, sekitar enam atau tujuh dari sepuluh, di mana klien bisa merasakan regangan dan rileks sepenuhnya, dengan opsi untuk mengurangi intensitas jika terlalu kuat. Berikut adalah tiga hal utama yang dipelajari Downey selama sesi 50 menit tersebut:
1. Mengenal Tubuh Lebih Baik
Selama sesi, Downey menyadari betapa ia mengandalkan otot-otot yang selama ini tidak terlalu ia perhatikan. Peregangan terpandu membimbingnya ke posisi yang tidak mungkin ia capai sendiri, memungkinkannya menguji rentang gerak dengan cara yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Sesi ini disesuaikan dengan tubuhnya, sehingga Tess secara teratur memeriksa di mana Downey merasakan setiap peregangan dan menyesuaikan gerakannya jika tidak mengenai area yang dituju. Downey bahkan sempat merasa sedikit malu karena tidak mengetahui nama-nama otot yang ia rasakan bekerja, mengingat betapa seringnya ia menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari dan saat berolahraga. Namun, sesi ini membantunya mengenal area-area tersebut lebih baik dan merasa lebih selaras dengan tubuhnya. Catatan Mureks menunjukkan, peningkatan kesadaran tubuh ini sering menjadi manfaat tak terduga dari sesi mobilitas personal.
2. Memperkenalkan Teknik Peregangan PNF
Dalam salah satu peregangan, Tess menggunakan teknik PNF (Proprioceptive Neuromuscular Facilitation) yang melibatkan menahan posisi, mengaktifkan otot sebentar, lalu rileks dan meregangkan kembali dengan napas. Peregangan kedua terasa lebih mudah untuk dilakukan dan memungkinkan Downey bergerak sedikit lebih dalam. Teknik PNF memberikan sensasi seperti menemukan rahasia kecil yang membantu mencapai regangan lebih dalam secara instan. Penelitian dari University of Queensland menemukan bahwa PNF adalah salah satu metode peregangan paling efektif untuk meningkatkan rentang gerak dengan cepat, terutama jika dilakukan secara teratur.
3. Mendorong Relaksasi Tubuh dan Pikiran
Sebelum sesi dimulai, Tess menjelaskan bahwa peregangan seharusnya terasa menenangkan dan ia akan memandu pernapasan untuk membantu relaksasi. Ia juga menyarankan untuk menutup mata agar lebih fokus. Penjelasan awal ini sangat melegakan bagi Downey, yang sebelumnya membayangkan 50 menit penuh pelintiran dan lipatan yang tidak nyaman. Untungnya, hal itu tidak terjadi. Mengingat intensitas latihan lari dan kekuatan yang ia lakukan untuk persiapan maraton, tubuhnya memang tidak membutuhkan sesuatu yang terlalu intens. Sesi tersebut membuat Downey benar-benar rileks, dengan pikirannya tenang dan waktu berlalu tanpa ia sadari, sebuah pengalaman yang jarang ia dapatkan.
Bagi yang penasaran dengan biayanya, sesi yang diikuti Downey di studio tersebut, termasuk pemindaian mobilitas digital dan 50 menit peregangan terpandu satu lawan satu, dibanderol seharga $90 atau sekitar £70. Mayoritas studio juga menawarkan sesi yang lebih singkat, sekitar 25 menit. Jika biaya peregangan terpandu tidak sesuai dengan anggaran, Anda bisa meminta bantuan teman untuk memandu peregangan dasar guna menghindari cedera. Selain itu, banyak rutinitas mobilitas daring yang sepenuhnya gratis dan dirancang untuk membantu meningkatkan fleksibilitas dan gerakan secara mudah. Mureks merangkum, opsi-opsi alternatif ini penting untuk dipertimbangkan agar manfaat mobilitas tetap bisa diakses oleh berbagai kalangan.






