Keuangan

Kekayaan 10 Miliarder Teratas Dunia Melonjak Jadi Rp 41.756 Triliun, Lampaui Kapitalisasi Amazon

Kekayaan gabungan sepuluh orang terkaya di dunia mencatat kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025. Total harta mereka kini melampaui nilai kapitalisasi pasar raksasa e-commerce global, Amazon. Fenomena ini menunjukkan konsentrasi kekayaan yang semakin masif di tangan segelintir individu.

Berdasarkan data dari Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan sepuluh miliarder teratas dunia meningkat sebesar 579 miliar dollar AS pada tahun 2025. Angka ini setara dengan Rp 9.673 triliun, dengan asumsi kurs Rp 16.702 per dollar AS. Dengan lonjakan tersebut, akumulasi kekayaan mereka kini menembus lebih dari 2,5 triliun dollar AS atau sekitar Rp 41.756 triliun.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Nilai fantastis ini, menurut Mureks, secara signifikan melampaui kapitalisasi pasar Amazon, sebuah perusahaan global yang mempekerjakan lebih dari 1,5 juta karyawan dan membukukan penjualan tahunan di atas 600 miliar dollar AS. Hal ini menggarisbawahi skala pertumbuhan kekayaan para individu super kaya.

Elon Musk Pimpin Lonjakan Kekayaan Global

Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, menjadi penyumbang kenaikan kekayaan terbesar. Dikutip dari Business Insider pada Sabtu (3/1/2026), kekayaan Musk melonjak 187 miliar dollar AS sepanjang tahun 2025, atau sekitar Rp 3.123 triliun. Peningkatan ini membawa total hartanya mencapai 619 miliar dollar AS, setara dengan Rp 10.337 triliun.

Capaian tersebut mengukuhkan posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia pada awal tahun 2026. Lonjakan kekayaannya didorong oleh peningkatan nilai kepemilikan sahamnya di Tesla, yang naik 11 persen sepanjang 2025, serta valuasi SpaceX yang meroket dari 350 miliar dollar AS (sekitar Rp 5.846 triliun) menjadi 800 miliar dollar AS (setara Rp 13.362 triliun).

Pendiri Alphabet dan Oracle Turut Alami Kenaikan

Pendiri Alphabet, Larry Page dan Sergey Brin, juga mencatat kenaikan kekayaan yang substansial. Larry Page mengalami penambahan harta sebesar 101 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.687 triliun), sementara Sergey Brin bertambah 92 miliar dollar AS (setara Rp 1.537 triliun). Keduanya berhasil meningkatkan peringkat mereka dalam daftar orang terkaya dunia.

Larry Page naik dari posisi keenam ke peringkat kedua dengan total kekayaan 269 miliar dollar AS (sekitar Rp 4.493 triliun). Sementara itu, Sergey Brin melonjak dari posisi kedelapan ke peringkat keempat dengan kekayaan 250 miliar dollar AS (setara Rp 4.176 triliun) per akhir Desember 2025. Lonjakan ini seiring dengan kenaikan saham Alphabet sebesar 65 persen sepanjang tahun 2025, mencerminkan minat investor yang tinggi terhadap pengembangan kecerdasan buatan (AI) oleh perusahaan tersebut.

Pendiri Oracle, Larry Ellison, juga menambah kekayaannya sebesar 55 miliar dollar AS atau sekitar Rp 919 triliun. Namun, ia justru turun dari peringkat keempat ke posisi kelima orang terkaya dunia. Penurunan peringkat ini terjadi setelah saham Oracle yang sempat melonjak tajam pada September 2025, terkoreksi pada kuartal terakhir tahun tersebut.

Bill Gates Alami Penurunan Kekayaan

Di sisi lain, Bill Gates, pendiri Microsoft, mencatat penurunan kekayaan terbesar sepanjang tahun 2025. Ia turun dari peringkat ketujuh ke posisi ke-16 setelah dilakukan penghitungan ulang kekayaan. Penyesuaian ini menyusul publikasi terbaru terkait aktivitas filantropinya yang masif.

Mureks