Keuangan

KAI Tindak Tegas Oknum Karyawan Penyalahguna Data Pribadi Penumpang, Perkuat Sistem Keamanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI angkat bicara terkait insiden penyalahgunaan data pribadi pelanggan oleh oknum yang diduga merupakan karyawan anak usahanya. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pengamanan data pascakejadian yang viral di media sosial tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pihaknya akan secara konsisten memperkuat sistem pengamanan data pelanggan melalui penerapan standar internasional. “KAI berkomitmen menjaga keamanan data pribadi pelanggan dan terus meningkatkan sistem pengelolaan serta pengawasan akses data secara berkelanjutan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Menurut Anne, KAI Group memprioritaskan perlindungan data sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan yang bertanggung jawab dan transparan, demi mendukung kenyamanan serta rasa aman masyarakat. Komitmen ini juga mencakup kepercayaan pelanggan.

Sebagai langkah konkret penguatan keamanan, KAI telah mengimplementasikan Sertifikat ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi ini menjadi acuan utama dalam melindungi data pelanggan dan sistem operasional dari berbagai potensi risiko keamanan informasi.

Selain itu, KAI Group juga menjalankan kewajibannya sebagai badan publik dengan mematuhi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Hal ini mencakup penyediaan informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait isu penyebaran data pelanggan yang mencuat dalam beberapa hari terakhir, Mureks mencatat bahwa KAI Group memastikan laporan dan pengaduan telah ditangani sejak awal melalui mekanisme internal yang berlaku. “Setiap dugaan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku,” tambah Anne.

Anne Purba menutup pernyataannya dengan menegaskan, “KAI Group terus menjaga keseimbangan antara keterbukaan informasi, perlindungan data pribadi, dan kepatuhan terhadap regulasi demi menjaga kepercayaan publik.”

Kronologi Insiden Penyalahgunaan Data

Insiden ini bermula dari keluhan seorang perempuan di media sosial X yang viral. Ia mengungkapkan bahwa data pribadinya dibocorkan oleh seseorang yang kemudian diketahui bekerja di anak usaha KAI, PT Reska Multi Usaha (KAI Services).

Dalam unggahan tersebut, perempuan itu menceritakan bahwa awalnya ia diajak bicara oleh seorang penumpang laki-laki di sebelahnya. Yang mengejutkan, lelaki tersebut mengetahui semua data pribadi perempuan itu padahal mereka belum pernah saling kenal.

Puncaknya, lelaki itu bahkan berani menghubungi perempuan tersebut melalui pesan singkat, meskipun mereka tidak pernah bertukar nomor telepon. Setelah diusut, perempuan itu menemukan bahwa lelaki tersebut adalah karyawan KAI Services dan diduga kuat telah menyalahgunakan data pribadinya.

Mureks