Arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai menunjukkan puncaknya pada Sabtu, 3 Januari 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang yang kembali ke berbagai daerah, khususnya menuju Jakarta.
Data terbaru dari KAI menunjukkan mobilitas masyarakat berada pada level tinggi setelah periode libur panjang akhir tahun. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa hingga Sabtu pagi, penjualan tiket kereta api secara nasional telah melampaui empat juta pelanggan.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Hingga hari ini, penjualan tiket nasional telah melampaui empat juta pelanggan,” kata Anne dalam keterangan resminya, seperti yang Mureks mencatat dari laporan yang ada.
Pada hari puncak arus balik tersebut, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal secara nasional tercatat mencapai 202.701 orang. Angka ini merefleksikan pergerakan masif setelah puncak keberangkatan yang terjadi pada akhir Desember 2025.
Pergerakan Penumpang di Daop 1 Jakarta
Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, pergerakan penumpang didominasi oleh arus kedatangan. Total penumpang kereta api jarak jauh dan lokal yang naik tercatat 39.648 orang, sementara jumlah penumpang yang turun mencapai 51.165 orang.
Secara lebih rinci, penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 33.408 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di wilayah ini mencapai 45.075 orang.
Stasiun Pasar Senen kembali menjadi simpul utama dengan volume penumpang tertinggi di Daop 1 Jakarta selama arus balik Nataru 2025/2026. Stasiun ini menjadi titik utama kedatangan penumpang dari berbagai daerah menuju ibu kota.
Selama periode masa angkutan Natal dan Tahun Baru, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Daop 1 Jakarta mencatat 763.403 penumpang naik. Pada periode yang sama, jumlah penumpang turun mencapai 745.249 orang.
Khusus Stasiun Pasar Senen, total kumulatif penumpang yang naik tercatat sebanyak 256.351 orang. Adapun jumlah penumpang yang turun di stasiun ini mencapai 228.847 orang selama periode Nataru.
Sementara itu, Stasiun Gambir mencatat 210.517 penumpang naik dan 195.298 penumpang turun. Angka ini menunjukkan peran Stasiun Gambir sebagai salah satu simpul utama perjalanan kereta api jarak jauh kelas menengah dan eksekutif.
Imbauan KAI untuk Kelancaran Perjalanan
Anne Purba menambahkan, KAI terus melakukan pemantauan intensif di stasiun-stasiun utama dan jalur padat selama arus balik. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan pelanggan.
Selain itu, KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan datang lebih awal ke stasiun. Dengan potensi peningkatan arus balik yang masih tinggi, kesiapan penumpang dinilai krusial agar perjalanan tetap aman dan lancar.






