Tren

Joan Garcia Tegaskan: Timnas Spanyol Bonus, Konsisten di Barcelona Itu Keharusan

Kiper muda Barcelona, Joan Garcia, menjadi sorotan publik usai penampilan gemilangnya dalam Derby Catalan melawan Espanyol pada 3 Januari 2026. Meskipun banyak pihak mendesak agar ia segera dipanggil ke Tim Nasional Spanyol, Garcia memilih untuk tetap merendah dan menegaskan prioritas utamanya.

Dalam laga yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Barcelona itu, Garcia tampil sebagai pahlawan dengan melakukan enam penyelamatan krusial. Performa impresif ini semakin menonjol mengingat ia bermain di bawah tekanan suporter mantan klubnya yang menciptakan atmosfer ‘panas’ dan penuh intimidasi di stadion.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Fokus Setelah Derby Catalan

Menanggapi performanya, Garcia menunjukkan ketenangan mental yang luar biasa. “Saya bekerja seperti pekan-pekan lainnya. Saya tahu atmosfernya akan spesial karena masa lalu saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fokusnya langsung beralih ke tantangan berikutnya. “Saya berhasil fokus pada pertandingan. Sekarang saya sudah memikirkan Piala Super, dan saya sangat menantikan untuk memenangkan gelar itu,” tegas kiper berusia muda tersebut, seperti yang Mureks catat.

Resep Mental Baja Tanpa Psikolog

Di tengah tren pemain sepak bola modern yang banyak bergantung pada psikolog olahraga, Garcia mengungkapkan metode berbeda untuk menjaga mentalitasnya. Ia merasa dukungan dari orang-orang terdekat sudah lebih dari cukup.

“Setiap orang berbeda, setiap pemain membutuhkan hal-hal tertentu. Saya belum merasa membutuhkan dukungan itu (psikolog). Dengan bantuan keluarga saya, itu sudah cukup,” ungkap Garcia.

Sebagai gantinya, Garcia mengandalkan teknik visualisasi sebelum pertandingan. Metode ini membantunya mengantisipasi bola-bola sulit atau refleks mendadak yang mungkin ia hadapi. “Saya mengerjakannya dengan memvisualisasikan apa yang mungkin saya temui di pertandingan. Dengan begitu, Anda tidak akan terkejut dengan apa yang mungkin Anda temukan,” jelasnya.

Timnas Spanyol: Bonus, Bukan Obsesi

Saat ini, posisi penjaga gawang Timnas Spanyol masih dipercayakan kepada trio Unai Simon, David Raya, dan Alex Remiro. Namun, penampilan konsisten Garcia di La Liga mulai memicu perdebatan tentang potensi dirinya untuk masuk skuad La Roja.

Uniknya, Garcia tidak menjadikan Piala Dunia atau panggilan Timnas sebagai target harga mati. Ia enggan terbebani oleh ekspektasi eksternal. “Saya tidak akan menetapkan itu sebagai tujuan (objektif). Tujuan saya adalah terus berkembang di setiap pertandingan bersama Barca,” katanya merendah.

Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa membela negara adalah impian setiap pesepak bola. Ia hanya menunggu waktu yang tepat tanpa memaksakan diri. “Setiap pemain ingin bermain untuk tim nasional. Jika itu terjadi, saya akan sangat bangga,” tutup Garcia.

Mureks