Bagi para pencinta sinema yang haus akan kisah-kisah heroik, intrik politik, dan pertempuran kolosal, genre film perang kerajaan selalu menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Dari adaptasi sejarah nyata hingga petualangan fantasi yang memukau, film-film ini berhasil memikat penonton dengan visual megah dan narasi yang mendalam.
Sabtu, 10 Januari 2026, Siena Karani dari Kapanlagi.com telah menyusun daftar komprehensif 20 rekomendasi film perang kerajaan yang patut disaksikan. Mureks merangkum, daftar ini mencakup berbagai era dan latar belakang budaya, menjanjikan ketegangan dan hiburan yang maksimal.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Kisah Nyata dan Legenda yang Menggugah
Beberapa rekomendasi film ini terinspirasi dari tokoh dan peristiwa legendaris yang benar-benar terjadi, memberikan sudut pandang dramatis terhadap babak-babak penting dalam sejarah dunia.
-
BRAVEHEART (1995): Disutradarai dan dibintangi oleh Mel Gibson, film biografi-drama-sejarah ini mengisahkan perjuangan heroik prajurit Skotlandia William Wallace melawan kekejaman kerajaan Inggris di abad ke-13. Dirilis pada 25 Mei 1995, film ini menampilkan Sophie Marceau dan Patrick McGoohan.
-
GLADIATOR (2000): Mahakarya kolosal ini menampilkan kisah epik Jenderal Maximus, yang setelah memimpin pasukan Romawi sukses, menolak tunduk pada Commodus yang merebut takhta dengan membunuh ayahnya. Film ini penuh aksi pertarungan mendebarkan di era Kekaisaran Romawi.
-
THE LAST SAMURAI (2003): Film Amerika yang mengesankan ini menggambarkan konflik antara tradisi dan modernitas di Jepang selama Restorasi Meiji. Ketika senjata api menggantikan katana, banyak samurai memberontak, memaksa pemerintah mempekerjakan tentara bayaran Amerika.
-
MASTER AND COMMANDER: THE FAR SIDE OF THE WORLD (2003): Berlatar tahun 1805 di tengah cengkeraman Napoleon, Kapten Jack Aubrey dari HMS Surprise harus menghadapi privateer Prancis, Acheron. Setelah serangan mendadak, Aubrey dan sahabatnya, Stephen Maturin, dihadapkan pada pilihan sulit antara mundur atau bertarung.
-
TROY (2004): Film epik Warner Bros ini menggabungkan mitologi Yunani dengan aksi, drama, dan romansa. Kisahnya berpusat pada pertarungan sengit antara kerajaan Troy dan Sparta, dipicu oleh penculikan Ratu Helen oleh Pangeran Paris dari Troy, dengan bantuan demigod Archilles.
-
300 (2006): Karya epik ini mengisahkan keberanian Raja Leonidas (Gerard Butler) yang memimpin 300 prajurit Spartan melawan ratusan ribu pasukan Persia. Film ini menggambarkan semangat juang dan pengorbanan luar biasa.
-
MONGOL: THE RISE OF GENGHIS KHAN (2007): Dirilis pada 2007, film ini menelusuri perjalanan epik Temudgin, yang kemudian dikenal sebagai Genghis Khan. Dari masa muda yang penuh tantangan setelah kehilangan ayahnya, ia bangkit menjadi pemimpin yang menaklukkan wilayah luas di Asia hingga Rusia.
-
THE WOMAN KING (2022): Film ini menceritakan kisah menakjubkan Agojie, pasukan tempur perempuan yang melindungi Kerajaan Dahomey di Afrika pada abad ke-19, dengan keberanian dan keterampilan tak tertandingi.
-
RAMPANT (2018): Film Korea berdurasi 2 jam 1 menit ini menggabungkan sejarah dan aksi zombie. Pangeran Joseon, Lee Chung, kembali untuk menghadapi ancaman monster setelah tragedi kudeta dan kematian Putra Mahkota Lee Young. Tersedia di Vidio dan iQIYI.
-
RED CLIFF (2008): Dengan rating IMDb 7.3/10 dan durasi 2 jam 28 menit, film epik di Netflix ini mengangkat tema perang tiga kerajaan besar di Tiongkok. Perdana Menteri Cao Cao berusaha merebut kekuasaan dari Liu Bei dan Sun Quan yang bersatu.
-
CENTURION (2010): Berating IMDb 6.3/10 dan durasi 1 jam 37 menit, film di Amazon ini mengisahkan Centurion Quintus Dias yang selamat dari serangan Suku Pict pada 117 M. Ia berjuang menyelamatkan pimpinan pasukan Romawi yang ditawan setelah Legiun 9 Romawi diserang.
-
THE LAST EMPEROR (1987): Tayang di Prime Video dengan rating IMDb 7.7/10 dan durasi 2 jam 43 menit, film ini menampilkan perjalanan epik Kaisar Cina terakhir Dinasti Qing, Pu Yi, dari penobatan hingga kejatuhan. Dibintangi John Lone, Joan Chen, dan Peter O’Toole, film ini meraih berbagai penghargaan Academy Awards.
-
APOCALYPTO (2006): Film di Prime Video dengan rating IMDb 7.8/10 dan durasi 2 jam 19 menit ini mengisahkan perjuangan Paw, seorang pemburu Suku Maya, yang melindungi keluarganya saat desanya diserang suku lain. Dalam pelariannya, ia bertemu Zero Wolf dan ramalan masa depan Suku Maya mulai terungkap.
-
THE ADMIRAL: ROARING CURRENTS (2014): Berating IMDb 7.1/10 dan durasi 2 jam 8 menit, film ini mengisahkan Laksamana Yi Sun-sin yang memimpin armada Joseon melawan 330 kapal Jepang dalam Pertempuran Myeongnyang tahun 1597, menggunakan strategi brilian untuk membalikkan keadaan.
-
UPRISING (2024): Berlatar akhir abad ke-16 saat Jepang menginvasi Joseon, film di Netflix ini mengisahkan Jong-Ryeo dan sahabatnya, Cheon-Young. Persahabatan mereka teruji di medan perang ketika Jong-Ryeo setia pada raja dan Cheon-Young bergabung dengan pasukan rakyat.
-
LETTERS FROM IWO JIMA (2006): Dengan rating IMDb 7.8/10 dan durasi 2 jam 21 menit, film di Apple TV ini menampilkan Ken Watanabe dan Kazunari Ninomiya. Berlatar Perang Dunia II, film ini menyajikan Pertempuran Iwo Jima dari perspektif tentara Jepang, menggali tema kehormatan, ketakutan, dan pengorbanan.
Petualangan Fantasi yang Memukau
Selain kisah nyata, genre ini juga kaya akan dunia fantasi yang imajinatif, membawa penonton ke alam semesta yang penuh sihir dan makhluk mitos.
-
THE LORD OF THE RINGS TRILOGY (2001-2003): Dimulai pada 2001, trilogi ini mengisahkan perjalanan epik Frodo Baggins untuk menghancurkan cincin Sauron demi keselamatan Middle-earth. Bersama sahabatnya, Frodo menghadapi ancaman menuju Gunung Doom, kini bisa dinikmati melalui berbagai saluran streaming.
-
THE HOBBIT: THE DESOLATION OF SMAUG (2013): Bagian kedua dari trilogi The Hobbit ini berdurasi 2 jam 41 menit. Bilbo Baggins (Martin Freeman) berjuang merebut kembali wilayah yang dikuasai naga Smaug, melewati hutan berbahaya, laba-laba raksasa, dan pasukan Orc.
-
THE GREAT WALL (2016): Film kolosal di Netflix dengan rating IMDb 5.9/10 dan durasi 1 jam 44 menit ini berlatar Dinasti Song Utara. Dua tentara bayaran Eropa mengungkap rahasia Tembok Besar China yang dibangun untuk melindungi manusia dari makhluk mistis pemakan manusia.
-
KINGDOM (2019): Dengan rating IMDb 6.8/10 dan durasi 1 jam 14 menit, film di Netflix ini berlatar Periode Negara-Negara Berperang di Tiongkok kuno. Anak yatim Shin bercita-cita menjadi jenderal terhebat dan bersama Raja Muda Eisei dari Kerajaan Qin, berjuang menyatukan tujuh kerajaan besar.
Memahami Ciri Khas Film Perang Kerajaan
Film perang kerajaan memiliki ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Menurut catatan Mureks, ciri-ciri tersebut meliputi kostum tradisional yang detail, istana megah, adegan pedang yang intens, konflik politik yang rumit, dan unsur budaya kuno yang kental. Perbedaan mendasar dengan film wuxia atau fantasi kerajaan terletak pada fokusnya; wuxia lebih menonjolkan pendekar bela diri, sementara fantasi kerajaan sering memasukkan unsur mistis, dewa, atau sihir, seperti dalam The Yin-Yang Master.
Untuk menikmati film-film epik ini, berbagai platform streaming populer seperti Netflix, iQIYI, WeTV, Viki, dan Prime Video menyediakan koleksi yang luas. Jadi, siapkan diri Anda untuk terhanyut dalam dunia peperangan dan intrik kerajaan yang mendebarkan.




