Tren

Jammu dan Kashmir Larang VPN Dua Bulan, Ratusan Warga Terancam Pidana dan Ponsel Disidak

Pemerintah India melalui otoritas Jammu dan Kashmir memberlakukan larangan penggunaan Jaringan Pribadi Virtual (VPN) selama dua bulan di wilayah tersebut. Kebijakan yang mulai berlaku sejak 29 Desember 2025 ini mengancam ratusan warga dengan tuntutan hukum dan memicu inspeksi acak terhadap ponsel oleh aparat penegak hukum.

Larangan ini diberlakukan berdasarkan Pasal 163 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana India. Meskipun ditetapkan untuk jangka waktu dua bulan, ada kemungkinan pembatasan ini akan diperpanjang. Sejauh ini, laporan menyebutkan sekitar 800 orang telah dituduh melanggar larangan tersebut. Catatan Mureks menunjukkan, pemerintah India memiliki riwayat penargetan terhadap VPN.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Alasan di Balik Larangan: Aktivitas Daring Mencurigakan

Menurut laporan, pelarangan VPN ini merupakan respons terhadap “lonjakan aktivitas daring yang mencurigakan” di wilayah tersebut. Administrasi setempat menyatakan bahwa VPN dapat “dieksploitasi untuk kegiatan melanggar hukum dan anti-nasional.”

Penegak hukum dilaporkan telah memeriksa ponsel individu, dan video yang menunjukkan kejadian ini telah diunggah di platform Reddit. David Peterson, General Manager Proton VPN, menguatkan klaim ini. Melalui cuitannya, Peterson menyatakan:

“In Jammu and Kashmir, police have been conducting random stops and house-to-house checks inspecting mobile phones to enforce a local ban on VPNs.”

Peterson juga menyoroti fitur ikon tersembunyi yang tersedia di aplikasi VPN Android Proton VPN. Fitur ini memungkinkan pengguna paket berbayar maupun Proton VPN Free untuk menyamarkan aplikasi mereka.

  • Untuk mengaktifkan ikon tersembunyi di Proton VPN: Navigasi ke tab Pengaturan Proton VPN, lalu Ikon aplikasi. Pilih salah satu dari tiga opsi – Cuaca, Catatan, atau Kalkulator – dan klik Ubah ikon.
  • Untuk menonaktifkan sebagian besar notifikasi: Buka pengaturan ponsel Anda. Klik Aplikasi → Proton VPN → Privasi → Notifikasi. Anda kemudian dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Izinkan notifikasi.

Meskipun demikian, ikon “VPN Terhubung” akan tetap terlihat saat terhubung ke Proton VPN. Pengguna disarankan untuk memutuskan koneksi dari VPN jika menduga ponsel mereka akan diperiksa.

Sejarah Pembatasan Internet di India

Pembatasan internet di wilayah Kashmir bukanlah hal baru. Pada tahun 2019, pembatasan internet telah terjadi, dan pada tahun 2020, polisi mulai mengambil tindakan terhadap pengguna VPN. Di India secara umum, VPN tidak ilegal. Namun, setelah disahkannya undang-undang data kontroversial pada tahun 2022, semua penyedia VPN dengan server fisik di negara tersebut diwajibkan untuk mencatat, menyimpan, dan membagikan informasi tentang pengguna VPN.

Akibatnya, sebagian besar penyedia VPN besar menarik diri dari India dan hanya menawarkan server virtual. Ada juga kasus di mana aplikasi VPN dihapus dari Apple App Store dan Google Play Store.

Menurut Surfshark Internet Tracker, India telah membatasi internet sebanyak 160 kali sejak tahun 2015, dengan durasi rata-rata 24,6 hari. Media sosial telah terganggu tiga kali di masa lalu, namun saat ini tidak ada aplikasi yang dibatasi.

Berbicara kepada TechRadar, Raman Jit Singh Chima, Penasihat Senior Internasional dan Direktur Kebijakan Asia Pasifik di Access Now, memperingatkan bahwa larangan ini mungkin akan diperpanjang. Chima mengatakan bahwa secara umum, “tidak dapat mengeluarkan perintah larangan berkelanjutan secara menyeluruh” dan batas waktu yang ditetapkan bisa jadi hanya formalitas.

Pembatasan internet telah melanda benua Asia dengan keras pada awal tahun 2026 ini. Blokir VPN mendadak terjadi di Pakistan, dan Iran mengalami pemadaman internet total. Dengan tahun yang baru saja dimulai, lebih banyak pembatasan sayangnya diperkirakan akan terjadi.

Mureks