Internasional

Jaksa Italia Selidiki Kebakaran Bar Swiss Tewaskan 40 Orang, Enam Warganya Jadi Korban

Jaksa Italia secara resmi membuka penyelidikan kriminal terkait insiden kebakaran maut di sebuah bar di Swiss yang menewaskan 40 orang pada malam tahun baru. Dari puluhan korban meninggal dunia tersebut, enam di antaranya merupakan warga negara Italia.

Kantor berita ANSA Italia, seperti dilansir AFP pada Jumat (9/1/2026), melaporkan bahwa “Kantor kejaksaan Roma, yang menangani kasus-kasus yang melibatkan warga Italia di luar negeri, membuka penyelidikan pembunuhan atas permintaan Kementerian Luar Negeri.” Langkah ini menegaskan komitmen Italia untuk mengusut tuntas penyebab kematian warganya di luar negeri.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Tragedi di Resor Ski Crans-Montana

Kebakaran tragis itu terjadi di bar Le Constellation, sebuah lokasi populer di resor ski Alpen Crans-Montana. Sebagian besar dari 40 korban tewas adalah remaja. Selain korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan 116 orang mengalami luka-luka, menambah daftar panjang dampak buruk dari musibah ini.

Menurut jaksa Swiss, kebakaran diduga kuat dipicu oleh botol sampanye yang dilengkapi kembang api. Botol tersebut dipegang terlalu dekat dengan busa isolasi yang terpasang di langit-langit bar. Mureks mencatat bahwa insiden ini menyoroti potensi bahaya penggunaan kembang api di dalam ruangan tertutup.

Fakta mengejutkan lainnya adalah pihak berwenang setempat gagal melakukan inspeksi keselamatan kebakaran di bar tersebut selama lima tahun terakhir. Kelalaian ini menjadi salah satu fokus utama penyelidikan untuk mengetahui sejauh mana standar keamanan telah diabaikan.

Pemilik Bar Akan Diinterogasi

Pasangan pemilik bar Le Constellation, Jacques dan Jessica Moretti, yang berkewarganegaraan Prancis, dijadwalkan untuk menjalani interogasi pada Jumat waktu setempat oleh kantor kejaksaan di kota Sion, Swiss. Keduanya menghadapi tuduhan pembunuhan karena kelalaian.

Dalam pernyataan resminya, pasangan Moretti mengungkapkan rasa duka mendalam dan keterpukulan atas tragedi yang terjadi. Mereka berjanji akan bekerja sama sepenuhnya dengan para penyelidik. “Kami tidak akan pernah mencoba untuk menghindari masalah ini,” tegas mereka, menunjukkan kesediaan untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Mureks