Tren

Inter Milan Kunci Kemenangan di Parma, Kokoh di Puncak Serie A Ungguli AC Milan 4 Poin

PARMA – Inter Milan semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Italia musim 2025/26 setelah berhasil menaklukkan tuan rumah Parma dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di Stadion Ennio Tardini pada Kamis (8/1) dini hari WIB tersebut menjadi kemenangan beruntun keenam bagi Nerazzurri.

Tambahan tiga poin krusial ini membuat Inter Milan kini mengoleksi 42 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka dari rival sekota, AC Milan, yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, Parma masih tertahan di posisi ke-15 dengan 18 poin, sebagaimana dilansir laman resmi Legaseriea.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Dominasi Inter Sejak Awal Laga

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan tampil dominan dengan mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Francesco Esposito di lini serang. Meskipun demikian, kebuntuan baru berhasil dipecahkan pada menit ke-42. Federico Dimarco sukses memaksimalkan umpan matang dari Esposito dengan tembakan keras ke sudut sempit gawang Parma.

Gol Dimarco sempat dianulir oleh wasit karena dugaan offside. Namun, setelah peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut dibatalkan dan gol dinyatakan sah. Inter pun unggul 1-0 hingga babak pertama usai.

Perubahan Taktik dan Gol Penutup Thuram

Memasuki paruh kedua, Inter tetap mempertahankan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan tim tuan rumah. Peluang emas sempat tercipta pada menit ke-67 ketika Petar Susic berhadapan satu lawan satu dengan kiper Corvi, namun tembakannya masih melebar dari sasaran.

Melihat kesulitan dalam menambah keunggulan, pelatih Inter melakukan perubahan strategi. Marcus Thuram dimasukkan menggantikan Esposito pada menit ke-79 untuk menambah daya gedor. Tak lama berselang, Lautaro Martinez ditarik keluar pada menit ke-85 dan digantikan oleh Yann Bisseck guna memperkuat lini belakang.

Drama terjadi di masa tambahan waktu. Ange-Yoann Bonny sempat mencetak gol ke gawang mantan timnya pada menit ke-94, namun gol tersebut dianulir karena bola lebih dulu menyentuh tangan Thuram dalam prosesnya. Mureks mencatat bahwa insiden ini sempat memicu protes dari kubu Parma.

Inter akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-98. Marcus Thuram, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerima umpan lambung terukur dari Nicolo Barella. Dengan tenang, Thuram lolos dari pengawalan dan mencungkil bola melewati Corvi, mengunci skor akhir 2-0 untuk kemenangan Nerazzurri.

Referensi penulisan: koran-jakarta.com

Mureks