Internasional

Indonesia Prioritaskan Ketahanan Pangan Nasional di Tengah Permintaan Ekspor Beras dari Malaysia

Pemerintah Indonesia menegaskan prioritas utama pada ketahanan pangan nasional di tengah adanya permintaan ekspor beras dari Malaysia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Malaysia telah meminta bantuan kepada Indonesia untuk memenuhi pasokan pangannya, khususnya beras.

Permintaan ini disampaikan setelah Retret Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (6/12/2026). Prasetyo Hadi tidak merinci volume permintaan tersebut, namun ia menekankan bahwa pemenuhan permintaan akan sangat bergantung pada ketersediaan pasokan dalam negeri. “Kalau kemudian itu ada negara lain atau sahabat-sahabat kita belum berhasil membutuhkan bantuan ya kalau memang kita sanggup ya kita akan berikan bantuan. Contohnya dari Malaysia,” kata Prasetyo Hadi.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Mureks mencatat bahwa permintaan beras dari Malaysia ini bukan kali pertama. Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman juga telah menerima pengajuan serupa dari Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohammad Bin Sabu pada pertemuan di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran Sulaiman menegaskan kembali bahwa pemerintah Indonesia saat ini memprioritaskan ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan stok dalam negeri aman. “Ada permintaan beras dari Malaysia kepada kita. Namun untuk sementara, kita harus menjaga ketersediaan dan keamanan stok dalam negeri terlebih dahulu. Ketahanan pangan nasional adalah prioritas utama. Setelah itu tercapai, baru kita dapat mempertimbangkan dukungan lebih lanjut kepada negara sahabat,” ungkap Amran.

Mureks