Keuangan

Indonesia dan China Sepakati 16 Proyek Investasi Rp 36,4 Triliun dalam Skema Twin Parks

Pemerintah Indonesia dan China telah meneken nota kesepahaman investasi untuk 16 proyek besar senilai 2,19 miliar dollar AS atau setara Rp 36,4 triliun. Kesepakatan ini merupakan bagian dari skema Two Countries Twin Parks (TCTP) yang bertujuan memperkuat kolaborasi industri antara kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, proyek-proyek tersebut melibatkan perusahaan dari Provinsi Fujian, China, bersama mitra-mitra di Indonesia. Kerja sama ini mencakup berbagai sektor strategis yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

“Sebagai bagian integral dari Two Countries Twin Park, beberapa bulan lalu telah ditandatangani 16 proposal proyek antara perusahaan Fujian dan mitra Indonesia dengan nilai sekitar 2,19 miliar dollar AS atau setara Rp 36,4 triliun,” ujar Airlangga saat peringatan 20 tahun China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) pada Jumat (9/1/2026).

Airlangga menjelaskan, skema Twin Park adalah inisiatif strategis yang diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri China. Model ini dirancang sebagai pendekatan baru dalam kerja sama industri, di mana Indonesia tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga berperan sebagai mitra dalam pengembangan rantai pasok dan hilirisasi industri.

Menurut pantauan Mureks, kolaborasi ini menunjukkan potensi ekonomi yang sangat besar bagi kedua negara. Indonesia dan China terhubung dengan pasar yang bernilai hampir 20 triliun dollar AS dan sama-sama mencatat pertumbuhan ekonomi stabil di kisaran 5 persen. Kondisi ini menjadi modal penting untuk mendorong ekspansi investasi dan perdagangan bilateral.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia dan China terbuka luas dan terkoneksi dengan pasar yang sangat besar. Ini adalah peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha dari kedua negara,” tambah Airlangga.

Pengembangan Two Countries Twin Park akan difokuskan di tiga lokasi utama.

Lokasi Pengembangan Two Countries Twin Park

  • Kawasan Industri Batang
  • Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang
  • Kawasan Industri Bintan

Kawasan Industri Batang, yang kini berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), diproyeksikan menjadi basis industri kompetitif di Jawa Tengah. Kawasan ini diharapkan mampu menampung baik sektor padat modal maupun padat karya, menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah ekonomi.

Mureks