Teknologi

Implementasi AI Dongkrak Produktivitas IOTF hingga 50%, Target Revenue Rp 3 Miliar per Karyawan

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) terbukti mampu menjadi motor penggerak signifikan bagi peningkatan produktivitas dan pendapatan perusahaan. Dampak positif ini juga berujung pada peningkatan kesejahteraan karyawan, sebagaimana ditunjukkan oleh PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF).

Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan perangkat GPS Tracker serta software as a service (SaaS) untuk pemantauan armada kendaraan dan aset ini, telah mengoptimalkan implementasi AI dalam operasional bisnisnya. Hasilnya, IOTF telah merasakan dampak nyata terhadap kinerja perusahaan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Target Produktivitas dan Revenue

Direktur Utama Sumber Sinergi Makmur, Alamsyah, mengungkapkan bahwa saat ini IOTF memiliki pendapatan per karyawan (revenue per head count) sekitar Rp 2 miliar. Dengan adopsi AI, IOTF menargetkan peningkatan produktivitas hingga sekitar 50% pada tahun 2026, dengan sasaran revenue per head count mencapai Rp 3 miliar.

“Di tengah percepatan adopsi AI di berbagai sektor, Sumber Sinergi Makmur menunjukkan bahwa perusahaan teknologi lokal Indonesia mampu mengimplementasikan AI secara praktis dan terukur, serta menjadikannya sebagai penggerak kinerja dan efisiensi perusahaan,” ujar Alamsyah kepada detikINET, Kamis (08/01/2026).

Mureks mencatat bahwa implementasi AI ini memungkinkan proses kerja menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis data real-time. Hal ini membebaskan tim internal untuk lebih fokus pada aktivitas strategis dan pengembangan bisnis, yang pada akhirnya tercermin pada efisiensi operasional dan optimalisasi sumber daya manusia perusahaan.

Integrasi Sistem dan Proyeksi Kinerja

Penerapan AI di IOTF terintegrasi dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang dikembangkan secara in-house oleh tim internal IOTF dengan merek Fox Ledger. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengembangan sistem, kecepatan adaptasi terhadap kebutuhan bisnis, serta kontrol yang lebih baik terhadap keamanan dan tata kelola data.

Secara kinerja, Alamsyah optimistis implementasi AI akan turut mendongkrak pendapatan dan laba bersih IOTF dengan level pertumbuhan dobel digit pada tahun ini.

“Kami membuat target kenaikan sekitar 30%. Kami akan menjaga tingkat berlangganan tetap tinggi, dan pastinya menjaga efisiensi melalui AI,” tutup Alamsyah.

Mureks