Teknologi

Mantan Sutradara Assassin’s Creed Peringatkan Krisis Industri Game AAA, Usulkan Tim Ramping

Industri game AAA tengah menghadapi krisis struktural yang ditandai dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan stagnasi inovasi. Alexandre Amancio, mantan sutradara kreatif di balik kesuksesan seri Assassin’s Creed, menegaskan bahwa model pengembangan game dengan tim raksasa sudah tidak lagi relevan dan berkelanjutan.

Amancio, yang pernah memimpin proyek Assassin’s Creed: Unity dan Revelations, kini menjabat di FunPlus. Ia menawarkan pandangan radikal mengenai masa depan game AAA. Menurutnya, solusi untuk menyelamatkan industri ini terletak pada pembentukan tim inti yang lebih kecil dan fokus, serta pemanfaatan studio co-development modular.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Model “Bigger is Better” Dinilai Gagal

Fenomena PHK massal, kurangnya terobosan dalam inovasi, dan pembengkakan ukuran studio menjadi indikator kuat bahwa model bisnis saat ini tidak lagi efektif. Amancio berpendapat bahwa industri telah membuat kesalahan fundamental dengan mengejar skala besar dalam pengembangan game modern.

Studio-studio besar seringkali keliru dengan asumsi bahwa penambahan personel akan secara otomatis menyelesaikan masalah atau mempercepat proses produksi. Namun, Amancio menyoroti bahwa logika tersebut justru cacat. Ia menjelaskan bahwa menambah lebih banyak orang ke dalam suatu masalah justru menghambat efisiensi.

“Menambahkan orang ke suatu masalah justru akan menghambat orang-orang yang sudah efisien dalam menanganinya. Itu hanya menciptakan banyak variabel yang tidak perlu,” tegas Amancio, menggarisbawahi inefisiensi yang timbul dari tim yang terlalu besar.

Dampak Buruk Studio Raksasa dan Solusi Transformasi

Logika yang diajukan Amancio sangat sederhana: semakin besar tim, semakin rumit pula koordinasi internal yang harus dijalani. Imbasnya, proses pengambilan keputusan menjadi lamban, birokrasi meningkat, dan secara sistematis membunuh efisiensi. Kondisi ini juga mematikan inovasi dan kreativitas yang seharusnya menjadi ciri khas game AAA.

Mureks merangkum, Amancio menawarkan solusi konkret dengan merujuk pada model operasional yang sukses di industri film. Di sektor tersebut, tim inti yang solid membentuk kru spesifik yang hanya bertugas untuk memenuhi kebutuhan proyek tertentu.

Dalam konteks pengembangan game, strategi ini berarti mendelegasikan fitur-fitur mandiri kepada studio co-development yang lebih kecil. Ini bukan sekadar alih daya, melainkan pemberian otonomi penuh terhadap pengembangan fitur spesifik. Pendekatan ini diharapkan dapat mengembalikan fokus, efisiensi, dan kreativitas yang krusial bagi kelangsungan industri game AAA di masa depan.

Mureks