Keuangan

IHSG Menguat Tipis 0,13% di Tengah Kenaikan Sektor Siklikal, Transaksi Harian Sentuh Rp 27,5 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Penguatan terbatas ini terjadi di tengah dominasi kenaikan sektor saham siklikal, dengan nilai transaksi harian yang mencapai angka signifikan Rp 27,5 triliun.

Mengutip data dari RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,13% ke posisi 8.936,75. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga turut menguat tipis 0,05% ke level 868,02. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang tertinggi 8.981,02 dan terendah 8.908,17.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Pergerakan Pasar dan Volume Transaksi

Secara keseluruhan, sentimen positif cukup terasa di pasar domestik. Sebanyak 359 saham tercatat menguat, mengungguli 318 saham yang melemah, dan 137 saham lainnya stagnan. Total frekuensi perdagangan mencapai 3.468.511 kali, dengan volume perdagangan saham mencapai 57 miliar lembar. Nilai transaksi harian saham yang mencapai Rp 27,5 triliun menjadi indikator aktivitas pasar yang tinggi. Adapun posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 16.816.

Kinerja Sektor Saham

Dari 11 sektor saham yang ada, sebagian besar menunjukkan penguatan. Sektor consumer siklikal memimpin kenaikan dengan melambung 3,3%, menjadi sektor dengan kenaikan terbesar. Disusul oleh sektor properti yang menguat 2,39% dan sektor basic naik 2,38%. Sektor energi mendaki 0,99%, industri menanjak 0,12%, consumer nonsiklikal bertambah 0,29%, kesehatan menanjak 1,31%, dan transportasi bertambah 0,67%.

Namun, tidak semua sektor mampu mempertahankan performa positif. Tiga sektor tercatat melemah, dengan sektor infrastruktur mencatat koreksi terbesar, merosot 1,08%. Sektor keuangan juga turun 1,07%, dan sektor teknologi melemah 0,43%.

Saham Pilihan dan Pergerakan Individu

Beberapa saham menjadi sorotan pada perdagangan hari ini. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melemah 0,34% ke posisi Rp 21.925 per saham, dengan nilai transaksi harian Rp 35,6 miliar. Sebaliknya, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ditutup naik 4,4% ke posisi Rp 950 per saham, dengan transaksi Rp 17 miliar. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melonjak 5,44% ke Rp 310 per saham, mencatat transaksi Rp 9,5 miliar. Sementara itu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah 0,38% ke Rp 6.600 per saham, dengan nilai transaksi Rp 93,3 miliar.

Catatan Mureks menunjukkan, saham-saham yang masuk kategori top gainers antara lain:

  • KOCI melonjak 34,92%
  • HILL melonjak 34,57%
  • APLN melonjak 30%
  • PPRE melonjak 26,55%
  • SOHO melonjak 25%

Adapun saham-saham yang masuk top losers meliputi:

  • OPMS merosot 14,91%
  • BBSS merosot 14,38%
  • CRSN merosot 13,22%
  • BSIM merosot 11,40%
  • SMLE merosot 10,62%

Untuk saham teraktif berdasarkan nilai, Mureks merangkum:

  • BUMI senilai Rp 3,5 triliun
  • MINA senilai Rp 1 triliun
  • ANTM senilai Rp 957 miliar
  • BIPI senilai Rp 739,3 miliar
  • RAJA senilai Rp 657,8 miliar

Sedangkan saham teraktif berdasarkan frekuensi adalah:

  • BUMI tercatat 237.048 kali
  • MINA tercatat 142.661 kali
  • BIPI tercatat 131.176 kali
  • PADI tercatat 82.453 kali
  • GTSI tercatat 70.527 kali

Dinamika Pasar Asia-Pasifik

Pergerakan IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen dari bursa saham Asia Pasifik yang diperdagangkan bervariasi. Saham-saham sektor pertahanan di seluruh Asia mengalami kenaikan signifikan, menyusul ketegangan geopolitik global seperti operasi Amerika Serikat (AS) yang menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan dorongan baru Presiden Donald Trump untuk mengambil alih Greenland. Saham Hanwha Aerospace Korea Selatan melonjak lebih dari 11%, Poongsan lebih dari 6%, dan Korea Aerospace naik 4,9%. Di Jepang, Kawasaki Heavy Industries naik 3,17%, sementara IHI bertambah 3,32%.

Indeks CSI 300 China naik tipis 0,45% menjadi 4.758,92, setelah data menunjukkan harga konsumen Desember naik 0,8% dari tahun sebelumnya, sejalan dengan ekspektasi ekonom. Harga di tingkat pabrik turun 1,9%, lebih baik dari perkiraan. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,32%. Sementara itu, indeks acuan Nikkei 225 Jepang melonjak 1,61% dan mengakhiri perdagangan di 51.939,89, dengan Topix naik 0,85% menjadi 3.514,11.

Saham Fast Retailing, operator Uniqlo Jepang, melonjak lebih dari 7% setelah melaporkan laba operasi kuartalan melonjak sekitar sepertiga dan menaikkan perkiraan setahun penuhnya, didukung oleh penjualan kuat di Tiongkok serta ekspansi di Amerika Utara dan Eropa.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,75% menjadi 4.586,32, dan Kosdaq (indeks saham berkapitalisasi kecil) naik 0,41% menjadi 947,92. Sebaliknya, Indeks S&P/ASX 200 Australia sedikit turun menjadi 8.717,8. Saham Rio Tinto merosot lebih dari 6% setelah mengumumkan tahap awal pembicaraan pembelian dengan Glencore, yang berpotensi menciptakan raksasa pertambangan senilai hampir USD 207 miliar.

Mureks