Honda Jepang secara resmi mengumumkan kehadiran model tahun 2026 untuk dua motor bebek legendarisnya, Super Cub 110 dan Cross Cub 110. Pengumuman yang dirilis pada 1 Januari 2026 ini menyusul peluncuran nasional di pasar Jepang yang telah dimulai sejak 11 Desember 2025. Penyegaran kali ini menitikberatkan pada penyesuaian harga serta penambahan opsi warna, khususnya untuk varian Cross Cub 110.
Memasuki model tahun 2026, Super Cub 110 tetap mempertahankan desain klasik yang telah menjadi ikon selama puluhan tahun. Pabrikan hanya melakukan perampingan pilihan warna, dengan menghentikan opsi Flare Orange Metallic. Kini, Super Cub 110 tersedia dalam empat pilihan warna utama: Glint Wave Blue Metallic, Tasmanian Green Metallic, Virgin Beige, dan Classic White. Kombinasi ini semakin mempertegas karakter elegan dan fungsional motor bebek tersebut.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sementara itu, Super Cub 110 Pro, yang dirancang khusus untuk kebutuhan komersial seperti jasa pengiriman, tetap dipasarkan dalam satu warna khas, Seychellen Blue, yang menonjolkan kesan utilitarian. Menurut Mureks, Honda Super Cub 110 dipasarkan di Jepang dengan harga 352.000 yen, setara sekitar Rp37,5–37,9 juta. Varian Super Cub 110 Pro dibanderol 396.000 yen, atau di kisaran Rp42,1–42,6 juta, berdasarkan kurs perkiraan ¥1 ≈ Rp106–108.
Berbeda dengan Super Cub 110, Honda Cross Cub 110 mendapatkan penyegaran yang lebih signifikan pada sektor tampilan. Model ini kini hadir dengan dua warna baru, Harvest Beige dan Bonnie Blue, melengkapi pilihan warna sebelumnya seperti Matte Armored Green Metallic dan Graphite Black. Honda juga kembali menawarkan Cross Cub 110 Kumamon Edition, varian edisi khusus yang dihiasi grafis maskot Prefektur Kumamoto. Kehadiran edisi ini memberikan nilai unik dan daya tarik tersendiri bagi para kolektor.
Untuk harga, Cross Cub 110 standar dijual 412.500 yen, atau sekitar Rp43,9–44,5 juta. Sementara itu, Cross Cub 110 Kumamon Edition dipasarkan sedikit lebih mahal, yakni 423.500 yen, setara Rp45,1–45,7 juta.
Dari sisi teknis, Honda mempertahankan spesifikasi inti kedua model ini. Baik Super Cub 110 maupun Cross Cub 110 mengandalkan mesin satu silinder 109 cc, 4-tak, berpendingin udara. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum sekitar 8 dk dengan torsi puncak 8,8 Nm, dipadukan dengan transmisi putar 4-percepatan khas Cub. Sistem pengereman menggunakan cakram depan ber-ABS dan rem tromol belakang. Keunggulan lain yang tetap dipertahankan adalah efisiensi bahan bakar. Berdasarkan standar WLTC, konsumsi BBM kedua model ini mencapai 67,9 km per liter, menjadikannya salah satu motor paling irit di kelasnya.
Meski berbagi mesin dan platform, kedua motor ini menyasar segmen pengguna yang berbeda. Super Cub 110 ideal untuk mobilitas harian di perkotaan dan kebutuhan kerja ringan, berkat jok rendah, bobot ringan, serta pengendalian yang mudah. Sebaliknya, Cross Cub 110 mengusung gaya crossover, dilengkapi ban semi-off-road, pelindung spatbor bergaya petualang, serta posisi duduk sedikit lebih tinggi. Karakter tersebut membuatnya cocok untuk touring ringan maupun penggunaan di medan campuran.
Dengan tetap mengusung daya tahan tinggi, efisiensi bahan bakar, dan pesona desain klasik khas Jepang, Honda Super Cub 110 dan Cross Cub 110 model 2026 kembali menegaskan eksistensi keluarga Cub sebagai motor legendaris yang terus relevan lintas generasi.






