Tren

Harga Emas Dunia Melemah 0,54% Pagi Ini, Investor Tunggu Data Ketenagakerjaan AS Penentu Kebijakan The Fed

Harga emas dunia kembali bergerak melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (9/1/2026), setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya. Pelemahan ini terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap rilis data penting dari Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral Federal Reserve.

Berdasarkan pantauan Mureks, pada pukul 08:29 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 4.453,9 per troy ons. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,54% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Padahal, pada Kamis (8/1/2026), harga logam mulia tersebut sempat ditutup di zona hijau, menguat 0,49% ke level US$ 4.478,4 per troy ons.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dinamika AS Pengaruhi Harga Emas

Para investor kini mencermati dinamika ekonomi di Amerika Serikat. Akhir pekan ini, Negeri Paman Sam akan merilis data ketenagakerjaan, termasuk angka penciptaan lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll). Data ini sangat krusial karena akan menjadi petunjuk utama bagi Federal Reserve dalam menentukan langkah kebijakan moneternya ke depan.

Mureks mencatat bahwa konsensus pasar memperkirakan adanya peningkatan dalam penciptaan lapangan kerja non-pertanian. Namun, di sisi lain, tingkat pengangguran di AS diperkirakan masih akan tetap berada pada level yang relatif tinggi. Kombinasi data ini dapat memberikan sinyal beragam bagi The Fed, yang pada gilirannya akan berdampak pada pergerakan harga emas.

Mureks