Tren

Gubernur Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dimulai Pekan Depan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memulai pembongkaran tiang-tiang monorel yang telah lama terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai pekan depan. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek ini akan dilaksanakan pada Selasa atau Rabu mendatang, Selasa (6/1).

Keputusan ini diambil setelah bertahun-tahun tiang-tiang tersebut menjadi pemandangan yang mengganggu estetika kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Menurut pantauan Mureks, keberadaan tiang monorel mangkrak ini telah menjadi sorotan publik sejak lama.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Pembongkaran Tanpa Penutupan Jalan

Pramono Anung menegaskan bahwa proses pembongkaran tiang monorel tidak akan diikuti dengan penutupan jalan. “Untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan,” tandas Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Meskipun demikian, pengendara yang biasa melintasi jalur padat ini diimbau untuk bersiap menghadapi potensi kemacetan lalu lintas selama pengerjaan berlangsung. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu arteri utama di Jakarta yang selalu ramai.

Gubernur menjelaskan, “Untuk pembongkaran tiang monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan dilakukan hari Selasa atau Rabu depan.”

Pemprov DKI Ambil Alih Pengerjaan

Pramono juga mengungkapkan bahwa seluruh proses pembongkaran akan ditangani langsung oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pengerjaan tidak lagi melibatkan PT Adhi Karya, pihak yang sebelumnya bertanggung jawab atas proyek monorel tersebut.

Langkah ini diambil setelah surat yang dikirimkan Pemprov DKI kepada PT Adhi Karya tidak mendapat respons sesuai batas waktu yang ditentukan. “Tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri,” jelas Pramono.

Terkait lokasi pembuangan material hasil pembongkaran, Pramono menyatakan hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta. Pembongkaran ini diharapkan dapat mengembalikan estetika kota serta meningkatkan keselamatan bagi para pengguna jalan di kawasan tersebut.

Mureks