Olahraga

Gol Dramatis Arambarri di Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Rayo Vallecano dalam Derby Madrid La Liga

Pertandingan pembuka La Liga tahun 2026 yang mempertemukan Rayo Vallecano dan Getafe dalam tajuk Derby Madrid berakhir imbang 1-1. Gol telat Mauro Arambarri di Stadion Vallecas pada Sabtu, 03 Januari 2026, membuyarkan kemenangan tuan rumah yang sudah di depan mata.

Laga yang berlangsung dalam suasana dingin dan lembap ini diawali dengan ketegangan di luar lapangan. Ultras Rayo Vallecano melancarkan aksi protes kreatif terhadap Presiden La Liga, Javier Tebas. Mereka menyindir Tebas dengan mengenakan kostum “Grinch” bertopeng wajah sang presiden, sambil membentangkan spanduk bertuliskan, “Aku datang untuk merampok sepak bola akhir pekanmu,” sebagai bentuk keberatan atas jadwal pertandingan di hari Senin dan Jumat malam.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Dominasi Rayo di Babak Pertama

Setelah 25 menit pertandingan berjalan tanpa banyak peluang, Florian Lejeune dari Rayo Vallecano menciptakan ancaman pertama melalui tendangan bebas spekulatif yang berhasil ditepis kiper Getafe, David Soria. Dominasi Rayo akhirnya membuahkan hasil tepat di masa injury time babak pertama.

Umpan melambung Unai Lopez ke tiang jauh disambut sempurna oleh Jorge de Frutos. Dengan sudut sempit, De Frutos melepaskan tendangan voli first-time yang tak mampu dihalau Soria, membawa Rayo unggul 1-0 saat turun minum. Gol ini sekaligus menempatkan tekanan berat pada Jose Bordalas, pelatih Getafe.

Momen Magis Luis Milla dan Balasan Getafe

Memasuki babak kedua, Getafe berusaha meningkatkan intensitas serangan dan menerapkan tekanan lebih tinggi. Namun, tim tamu tampak kesulitan menembus pertahanan rapat yang digalang skuad asuhan Inigo Perez. Di saat Rayo Vallecano terlihat nyaman mengendalikan permainan, momen magis tercipta dari kaki gelandang Getafe, Luis Milla.

Milla melepaskan tendangan bebas melengkung yang sangat akurat ke jantung pertahanan lawan. Mauro Arambarri menyambut umpan tersebut dengan tandukan keras yang bersarang di pojok atas gawang, mengubah skor menjadi 1-1. Menurut Mureks, assist tersebut merupakan yang ketujuh bagi Milla musim ini, menempatkannya di bawah bintang seperti Marcus Rashford dan Lamine Yamal dalam daftar pencetak assist terbanyak di La Liga.

Dilema di Papan Bawah

Hasil imbang ini meninggalkan rasa pahit bagi Inigo Perez, mengingat Rayo Vallecano berhasil mematikan permainan terbuka Getafe hampir sepanjang laga. Sebaliknya, bagi Getafe, satu poin ini dirayakan dengan penuh sukacita sebagai upaya menjaga moral tim yang sempat merosot dalam dua bulan terakhir.

Skor 1-1 memastikan kedua tim belum mampu keluar sepenuhnya dari bayang-bayang zona merah degradasi. Namun, setidaknya hasil ini memberikan modal poin penting untuk menatap laga selanjutnya di tahun 2026 yang diprediksi akan sangat kompetitif di La Liga.

Mureks