Teknologi

GL.iNet Luncurkan KVM Jarak Jauh Generasi Baru Comet Pro dan 5G di CES 2026

GL.iNet, perusahaan yang dikenal dengan perangkat jaringan berbasis platform terbuka, memperkenalkan inovasi terbarunya di ajang CES 2026 dengan meluncurkan perangkat KVM (Keyboard, Video, Mouse) jarak jauh Comet Pro dan Comet 5G. Langkah ini menandai ambisi GL.iNet untuk merevolusi kategori perangkat keras KVM yang selama ini dianggap usang, menawarkan solusi kontrol mesin jarak jauh yang modern dan efisien.

Comet Pro dirancang untuk para pengembang, profesional IT, operator homelab, dan pengguna tingkat lanjut yang membutuhkan akses andal dan latensi rendah ke sistem, baik yang berjarak ribuan mil maupun di ruangan sebelah. Perangkat ini menonjol dengan desain desktop ringkas yang dilengkapi Wi-Fi 6 dual-band, passthrough HDMI, dukungan USB, dan layar sentuh terintegrasi.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Layar sentuh pada Comet Pro bukan sekadar indikator status. Pengguna dapat menghubungkan perangkat ke Wi-Fi, mengaktifkan atau menonaktifkan akses cloud, beralih mode operasi, dan memantau aktivitas sistem langsung dari perangkat itu sendiri. Fitur ini mempermudah pengaturan awal dan pemecahan masalah, terutama di lingkungan tanpa keyboard dan mouse.

Performa video menjadi salah satu keunggulan utama. Comet Pro mendukung passthrough HDMI 4K@30FPS, memungkinkan tampilan lokal beroperasi normal, sambil secara bersamaan mengodekan aliran H.264 jarak jauh dengan latensi yang diklaim serendah 30–60 milidetik. Keseimbangan antara kejernihan dan responsivitas ini sangat penting untuk akses BIOS jarak jauh, instalasi OS, atau pemecahan masalah secara real-time.

GL.iNet juga memprioritaskan aksesibilitas. Akses jarak jauh berfungsi sepenuhnya melalui peramban web di Windows, macOS, atau Linux, tanpa memerlukan perangkat lunak klien. Ini menjadikan Comet Pro sangat menarik untuk lingkungan multi-OS atau tim IT yang mendukung pengguna dengan berbagai tingkat keahlian teknis.

Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Comet Pro mendukung penerapan mandiri (self-hosted deployment), memungkinkan pengguna menjalankan server akses jarak jauh mereka sendiri di Linux atau Ubuntu. Bagi pengguna yang mengutamakan privasi, ini berarti tidak ada ketergantungan wajib pada layanan cloud pihak ketiga dan kontrol penuh atas aliran data. Dukungan audio dua arah semakin memperluas kasus penggunaan, memungkinkan komunikasi langsung selama sesi dukungan jarak jauh atau pemecahan masalah kolaboratif.

Comet 5G: KVM Tanpa Ketergantungan Jaringan

Sementara Comet Pro memodernisasi pengalaman KVM, Comet 5G melangkah lebih jauh dengan menghilangkan ketergantungan jaringan sepenuhnya. Perangkat ini dilengkapi modul 5G RedCap terintegrasi dengan fallback 4G LTE global, memungkinkannya beroperasi secara independen dari jaringan Ethernet atau Wi-Fi lokal. Fitur ini sangat cocok untuk sistem yang terisolasi (air-gapped), instalasi jarak jauh, skenario pemulihan bencana, atau penerapan seluler di mana akses jaringan tidak dapat diprediksi.

Sistem failover multi-jaringan secara otomatis memprioritaskan Ethernet, kemudian Wi-Fi, lalu seluler, memastikan saluran manajemen tetap aktif bahkan jika konektivitas utama gagal. Comet 5G juga menggandakan penyimpanan internal menjadi 64GB eMMC, memungkinkan pengguna menyimpan beberapa citra OS dan file ISO secara lokal, mengurangi waktu henti saat pemulihan jarak jauh diperlukan.

Ekspansi Alami bagi GL.iNet

Dalam konteksnya, langkah GL.iNet ke perangkat keras KVM terasa seperti perluasan alami dari filosofinya: memberdayakan pengguna dengan alat yang fleksibel dan transparan yang tidak tersembunyi di balik ekosistem tertutup. Dengan menggabungkan jaringan modern, kontrol layar sentuh, dan keamanan mandiri, seri Comet menyelaraskan manajemen sistem jarak jauh dengan cara kerja orang-orang di tahun 2026.

Bagi pembaca yang mengelola homelab, server jarak jauh, atau sekadar menginginkan kontrol lebih besar atas perangkat keras mereka, Comet Pro dan Comet 5G menjadi salah satu perangkat infrastruktur paling menarik yang muncul dari CES tahun ini, catatan Mureks menunjukkan.

Mureks