Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 mengguncang wilayah Jepang pada Selasa (6/1/2026). Guncangan dahsyat ini tercatat terjadi pada pukul 10.18 waktu setempat, dengan pusat gempa berada di Prefektur Shimane.
Menurut laporan Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA), intensitas guncangan utama mencapai level kuat 5 pada skala intensitas seismik Jepang. Skala ini digunakan untuk mengukur tingkat guncangan di permukaan tanah serta dampaknya terhadap manusia dan struktur bangunan.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Tidak berselang lama, gempa susulan kembali terjadi. JMA mencatat gempa kedua berkekuatan magnitudo 5,1 pada pukul 10.28 waktu setempat. Guncangan susulan ini terukur pada intensitas bawah 5 pada skala seismik Jepang.
Otoritas meteorologi Jepang memastikan bahwa kedua gempa tersebut, baik gempa utama maupun susulan, tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami. Oleh karena itu, tidak ada peringatan gelombang laut yang dikeluarkan untuk wilayah pesisir di sekitar lokasi kejadian.
Hingga pantauan Mureks pada Selasa pagi, belum ada informasi resmi yang dirilis mengenai adanya korban jiwa atau tingkat kerusakan infrastruktur akibat gempa ini. Pihak berwenang masih terus memantau situasi dan melakukan evaluasi dampak di lapangan.






