Garmin, produsen jam tangan pintar kebugaran terkemuka, resmi meluncurkan fitur pelacak nutrisi baru yang terintegrasi dalam aplikasi Garmin Connect. Namun, fitur canggih ini hanya dapat diakses oleh para pelanggan layanan premium Garmin Connect+.
Peluncuran fitur ini menandai langkah signifikan Garmin dalam memperluas ekosistem kesehatan digitalnya, meskipun dengan kebijakan berbayar. Menurut Mureks, fitur pelacak nutrisi ini menjadi penawaran terbesar yang ditempatkan di balik paywall Garmin hingga saat ini.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Langganan Connect+ Jadi Kunci
Untuk dapat menikmati fitur pelacak nutrisi ini, pengguna diwajibkan berlangganan Garmin Connect+. Layanan ini dibanderol dengan harga 7 dolar AS per bulan atau 70 dolar AS per tahun. Sebelumnya, penawaran Connect+ dinilai kurang menarik bagi sebagian pengguna. Namun, kehadiran fitur pelacak nutrisi ini diharapkan dapat menjadi daya tarik utama untuk menarik pelanggan baru ke layanan premium tersebut.
Bagaimana Fitur Pelacak Nutrisi Garmin Bekerja?
Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memantau asupan kalori dan makronutrien (protein, lemak, dan karbohidrat) harian mereka. Proses pengaturannya dimulai dengan konfirmasi detail pribadi serta target kebugaran dan kesehatan pengguna. Sebagai contoh, seorang pelari maraton mungkin menetapkan target untuk mempertahankan berat badan, mengingat kekhawatiran akan penurunan berat badan selama masa latihan intensif.
Berdasarkan informasi tersebut, termasuk rata-rata kalori aktif yang terbakar, Garmin akan menetapkan target kalori keseluruhan. Selanjutnya, target ini akan dipecah menjadi persentase makronutrien yang berbeda. Pengguna dapat menyesuaikan target ini, misalnya, mengarahkan 40% kalori dari karbohidrat atau meningkatkan asupan protein.
Metode Pencatatan Makanan yang Fleksibel
Garmin berupaya menyederhanakan proses pencatatan makanan yang seringkali memakan waktu. Beberapa metode yang ditawarkan meliputi:
- Basis Data Makanan: Pengguna dapat mencari dan mencatat makanan dari basis data yang luas.
- Pemindaian Barcode: Memungkinkan pencatatan otomatis dengan memindai barcode pada kemasan makanan.
- Pencatatan Berbasis Foto: Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil foto makanan. Sebagai contoh, saat mencoba fitur ini, semangkuk sup berhasil diidentifikasi dengan benar. Namun, perlu dicatat bahwa perkiraan kalori dari metode ini dapat bervariasi secara signifikan, tergantung pada komposisi makanan, seperti tingkat kekentalan sup.
Selain itu, pengguna dapat membuat daftar makanan favorit di aplikasi untuk mempermudah pencatatan berulang. Seiring waktu, fitur Active Intelligence berbasis AI dari Garmin akan mulai memberikan wawasan tentang bagaimana nutrisi dapat memengaruhi aspek lain seperti latihan dan kualitas tidur.
Tidak hanya melalui aplikasi Connect, pencatatan makanan juga dapat dilakukan langsung dari jam tangan Garmin melalui widget baru. Fitur ini sangat memudahkan untuk mencatat makanan favorit yang sudah tersimpan. Bahkan, beberapa model jam tangan Garmin tertentu mendukung perintah suara untuk proses pencatatan ini.
Meskipun disayangkan bahwa fitur penting ini ditempatkan di balik paywall, pelacakan nutrisi semacam ini memang merupakan fitur premium di banyak aplikasi lain. Garmin Connect+ sendiri menawarkan biaya langganan yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa layanan sejenis, seperti MyFitnessPal.






