eGain Corporation (NASDAQ: EGAN), perusahaan terkemuka dalam manajemen pengetahuan berbasis kecerdasan buatan (AI), kembali menjadi sorotan setelah analis Ahan Analytics menyoroti percepatan bisnis AI-nya. Meskipun menghadapi pemotongan panduan moderat dan kekhawatiran dilusi, perusahaan ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pendapatan berulang tahunan (ARR).
Menurut laporan terbaru Ahan Analytics yang dirilis pada Senin, 05 Januari 2026, bisnis AI knowledge management eGain mengalami percepatan yang kuat, ditandai dengan pertumbuhan ARR sebesar 23%. Capaian ini didukung oleh kemenangan-kemenangan penting di segmen perusahaan besar, menegaskan posisi eGain sebagai pemain kunci di pasar.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Kinerja keuangan eGain juga menunjukkan peningkatan material. Margin kotor SaaS perusahaan mencapai 81%, sementara margin arus kas operasional tercatat sebesar 44%. Angka-angka ini mengindikasikan efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas yang solid.
Namun, Ahan Analytics juga mencatat adanya beberapa tantangan. Penilaian saham EGAN saat ini dianggap kurang menarik dibandingkan sebelumnya, terutama setelah melampaui target harga awal dan mengalami aksi jual pasca-rilis pendapatan. Kekhawatiran terkait pemotongan panduan moderat dan potensi dilusi juga menjadi perhatian investor.
Meskipun demikian, prospek jangka panjang eGain Corporation tetap konstruktif. Inovasi berkelanjutan perusahaan dalam manajemen pengetahuan berbasis AI dan akumulasi institusional terhadap sahamnya menjadi faktor pendukung. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa fokus eGain pada teknologi AI telah menjadi pendorong utama pertumbuhan dan daya saingnya di pasar.






