Keuangan

Ecovyst (ECVT) Pangkas Utang 90% Lewat Divestasi, Analis Soroti Kegagalan Ciptakan Nilai Sejak IPO

Ecovyst Inc. (ECVT), perusahaan material dasar, telah melakukan serangkaian divestasi segmen bisnis yang signifikan. Langkah ini berhasil menekan utang bersih perusahaan hingga 90%. Namun, menurut analisis The Value Investor, strategi ini belum mampu menciptakan nilai bagi pemegang saham sejak penawaran umum perdana (IPO).

Analis The Value Investor, yang sebelumnya meliput pendahulu Ecovyst, PQ Group, pada musim gugur 2020, mencatat bahwa meskipun terjadi pengurangan utang yang drastis, kinerja saham Ecovyst belum menunjukkan peningkatan nilai yang berarti bagi investor.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Bisnis Ecovyst yang tersisa saat ini dihargai sekitar 8 kali EBITDA. Potensi laba pro forma perusahaan untuk tahun 2026 diperkirakan mencapai $0,80 hingga $0,90 per saham, dengan catatan jika perbaikan segmen bisnis dapat terwujud sesuai harapan. Mureks mencatat bahwa proyeksi ini masih bergantung pada eksekusi strategi perusahaan di masa mendatang.

Meskipun upaya deleveraging (pengurangan utang) telah dilakukan, antusiasme terhadap potensi kenaikan saham Ecovyst dalam jangka pendek masih diredam. Hal ini disebabkan oleh kesalahan alokasi modal di masa lalu dan rekam jejak perusahaan yang dinilai beragam.

Oleh karena itu, The Value Investor mempertahankan sikap netral terhadap saham Ecovyst. Analis menyatakan akan menunggu bukti perbaikan eksekusi dan kejelasan kinerja perusahaan pada tahun 2026 sebelum mempertimbangkan pandangan yang lebih konstruktif terhadap prospek saham ECVT.

Mureks