Persaingan di segmen Low MPV ramah lingkungan di Indonesia semakin memanas. Toyota Veloz Hybrid resmi hadir, siap menantang dominasi Suzuki Ertiga Hybrid yang telah lebih dulu mengaspal. Menurut Mureks, kehadiran Veloz Hybrid ini membawa angin segar bagi konsumen yang mencari kendaraan keluarga efisien dengan teknologi terkini.
Dimensi dan Desain: Agresif Crossover vs. Elegan Fungsional
Dari segi dimensi, kedua model ini menawarkan proporsi khas mobil keluarga tujuh penumpang, namun dengan pendekatan visual yang berbeda. Veloz Hybrid tampil lebih agresif dan tinggi, memberikan kesan crossover yang kuat. Sementara itu, Suzuki Ertiga Hybrid mempertahankan desain yang lebih konservatif, elegan, dan fungsional.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Perbedaan ini juga berimbas pada ground clearance. Veloz Hybrid unggul dalam melibas jalanan bergelombang, sedangkan Ertiga menawarkan akses masuk kabin yang sedikit lebih rendah dan bersahabat bagi penumpang, memudahkan keluar masuk.
Interior dan Akomodasi: Modern Premium atau Praktis Hangat?
Memasuki bagian interior, Toyota Veloz Hybrid menyuguhkan suasana kabin yang modern dan premium, diperkuat dengan balutan material soft-touch serta lampu ambien futuristik. Di sisi lain, Suzuki Ertiga Hybrid mengedepankan kepraktisan dengan tata letak dasbor yang ergonomis dan aksen kayu yang memberikan kesan hangat.
Dalam hal akomodasi, keduanya mampu menampung tujuh penumpang dengan baik. Veloz memiliki keunggulan pada fleksibilitas kursi dengan mode “Long Sofa” yang ideal untuk beristirahat saat perjalanan jauh. Ertiga, di sisi lain, tetap konsisten dengan kenyamanan kursi yang empuk dan ruang kaki yang kompetitif di kelasnya.
Fitur Hiburan dan Kenyamanan: Teknologi Canggih vs. Efisiensi Fungsional
Fitur hiburan dan kenyamanan menjadi medan tempur yang sengit. Toyota membekali Veloz Hybrid dengan layar head unit besar yang terintegrasi penuh dengan ponsel pintar, serta panel instrumen digital yang informatif. Suzuki Ertiga Hybrid tidak mau kalah dengan menyematkan fitur pendukung efisiensi seperti Cruise Control pada varian tertingginya.
Namun, Veloz tampak lebih unggul bagi konsumen yang melek teknologi berkat kehadiran fitur pengisian daya nirkabel (wireless charging) dan rem parkir elektrik dengan auto-hold yang memanjakan pengemudi di tengah kemacetan kota besar.
Aspek Keselamatan: TSS Terkini Melawan Standar Solid
Aspek keselamatan menjadi pembeda yang cukup signifikan. Toyota Veloz Hybrid telah dilengkapi dengan paket teknologi Toyota Safety Sense (TSS) terbaru, mencakup Pre-Collision System, Lane Departure Assist, hingga Blind Spot Monitoring. Sementara itu, Suzuki Ertiga Hybrid tetap mengandalkan fitur keselamatan standar yang solid seperti Electronic Stability Programme (ESP) dan Hill Hold Control.
Walaupun sistem keamanan Ertiga sudah mencukupi untuk kebutuhan harian, kehadiran sensor-sensor aktif pada Veloz Hybrid memberikan lapisan perlindungan ekstra yang lebih canggih bagi keluarga modern.
Teknologi Hibrida: Full Hybrid vs. Mild Hybrid
Perbedaan paling mendasar terletak pada teknologi hibrida yang diusung. Toyota Veloz Hybrid menggunakan sistem Full Hybrid (HEV) yang memungkinkan kendaraan melaju hanya dengan motor listrik pada kecepatan rendah, secara drastis menekan konsumsi bahan bakar di kemacetan.
Sebaliknya, Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan teknologi Smart Hybrid (Mild Hybrid) yang mengandalkan komponen Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai litium-ion untuk membantu beban mesin saat akselerasi awal. Sistem Suzuki jauh lebih sederhana dalam hal teknis, namun sistem Toyota menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih superior secara nyata.
Harga dan Posisi Pasar: Pilihan Ekonomis atau Teknologi Mutakhir?
Menutup persaingan ini, faktor harga menjadi penentu akhir bagi konsumen. Per Januari 2026, Toyota Veloz Hybrid dibanderol dengan harga perkenalan yang sangat kompetitif, mulai dari Rp299 juta untuk varian V HEV hingga Rp360 juta untuk kasta tertinggi Q HEV TSS Modelista.
Di sisi lain, Suzuki Ertiga Hybrid tetap memegang takhta sebagai pilihan paling ekonomis dengan rentang harga Rp274,9 juta (GX MT) hingga Rp300,8 juta untuk varian Cruise AT Two Tone. Mureks mencatat bahwa selisih harga ini mempertegas posisi keduanya: Ertiga Hybrid bagi mereka yang mencari nilai ekonomis terbaik, sedangkan Veloz Hybrid bagi yang menginginkan teknologi elektrifikasi penuh dan fitur keselamatan mutakhir.






