Olahraga

Dua Gol Kaki Kanan Rasmus Hojlund Bawa Napoli Tundukkan Cremonese, Samai Rekor Era Maradona

Napoli berhasil menutup tahun 2025 dengan kemenangan penting setelah menundukkan Cremonese 2-0 dalam lanjutan Serie A pada Senin (29/12/2025). Bintang kemenangan I Partenopei, Rasmus Hojlund, menjadi sorotan utama usai mencetak dua gol unik menggunakan kaki terlemahnya.

Tambahan tiga poin dari markas Cremonese ini terasa krusial. Sebelumnya, tim asuhan Antonio Conte sempat kehilangan posisi puncak klasemen akibat kekalahan dari Udinese. Kemenangan ini memastikan Napoli tetap berada di jalur persaingan juara liga.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Sensasi Dua Gol Kaki Kanan Hojlund

Terpilih sebagai Man of the Match, Hojlund mencetak kedua golnya sebelum turun minum. Menariknya, kedua gol tersebut lahir dari kaki kanan, yang merupakan kaki terlemah penyerang asal Denmark tersebut.

“Itu tidak sering terjadi!” aku Hojlund sambil bercanda saat diwawancarai oleh DAZN Italia. “Saya hanya senang dengan hasilnya. Menang 2-0 di sini tidak mudah karena Cremonese menyulitkan banyak tim musim ini. Tugas yang berat, tapi kami membawa pulang tiga poin untuk Napoli.”

Hojlund kini menunjukkan kematangan yang lebih baik dibandingkan saat masih membela Atalanta maupun Manchester United. Ia merasa pengalamannya di liga-liga top Eropa telah membentuknya menjadi penyerang yang lebih komplet.

“Saya menjadi lebih baik setiap musim. Jelas, saya sedikit lebih muda di Atalanta, sekarang saya punya lebih banyak pengalaman setelah bermain di Liga Premier dan Liga Champions,” tambahnya.

Pujian untuk Politano dan Catatan Sejarah Klub

Selain membahas gol-golnya, Hojlund memberikan apresiasi khusus kepada rekannya, Matteo Politano. Meski Politano jarang mencetak gol musim ini, Hojlund menilai kontribusi taktisnya sangat vital bagi tim.

“Saya bermain bersama pemain-pemain hebat sekarang, seperti Politano. Dia mungkin tidak mendapatkan pujian yang layak karena belum banyak mencetak gol, tetapi dia sangat membantu tim dan merupakan pemain top. Dia sangat penting bagi kami,” puji Hojlund.

Politano, yang telah ditransformasi Antonio Conte menjadi bek sayap (wing-back) dalam formasi 3-4-2-1, merasa semakin matang secara taktik. “Saya rasa saya telah berkembang pesat secara taktik dalam 18 bulan terakhir,” ujar Politano.

Tahun 2025 menjadi tahun yang bersejarah bagi publik Naples. Selain kembali menjadi juara Italia untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir, Napoli juga berhasil mengangkat trofi Supercoppa Italiana. Ini adalah pertama kalinya sejak 1990, era legendaris Diego Armando Maradona, Napoli mampu memenangkan dua trofi dalam satu tahun kalender.

“Ini adalah tahun 2025 yang spektakuler bagi seluruh penggemar Napoli. Sekarang kami mengakhiri tahun dengan kemenangan besar dan harus melanjutkan tahun 2026 dengan rasa lapar ini,” pungkas Politano.

Mureks