Tren

DPRD DKI Harap Jakarta Lebih Rapi dan Bebas Macet Usai Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak

Pembongkaran tiang-tiang monorel yang telah lama mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, diharapkan menjadi langkah awal penataan menyeluruh jalan protokol Ibu Kota. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyampaikan harapan agar upaya ini menjadikan Jakarta lebih rapi, indah, dan bebas kemacetan.

“Komisi D pastinya berharap pembenahan jalan-jalan protokol pada tahun 2026 ini menjadikan Jakarta lebih rapi, indah dan tidak terjadi macet,” ujar Yuke di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Jakarta sebagai Kota Global: Tuntutan Kerapian dan Keindahan

Menurut Yuke, kerapian dan keindahan Jakarta merupakan tuntutan yang harus dipenuhi mengingat statusnya sebagai kota global. Hal ini penting agar Jakarta dapat sejajar dengan kota-kota modern lainnya di dunia. Oleh karena itu, penataan Ibu Kota pada tahun 2026 harus dilakukan secara masif untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

“Kalau kita perhatikan, saat ini sejumlah ruas jalan masih dalam proses pengerjaan. Seperti Jalan Kuningan, Jakarta Selatan saat ini sisi kanan dan kiri sangat berbeda. Ada yang sudah dirapikan dan belum. Itu yang terus kita lakukan monitoring,” jelas Yuke.

Sosialisasi dan Antisipasi Dampak Kemacetan

Mureks mencatat bahwa Yuke juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan agar warga dapat mengantisipasi potensi kemacetan yang timbul akibat proses pengerjaan pembongkaran tiang monorel.

“Hal ini sangat diperlukan, karena menyangkut kemacetan di Jakarta akibat pembongkaran tiang monorel. Belum lagi karena adanya faktor cuaca yang tidak menentu, jangan sampai menimbulkan kemacetan dan juga genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas Yuke.

Strategi Pembongkaran Malam Hari dan Anggaran Rp100 Miliar

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said akan dilaksanakan pada malam hari. Strategi ini diambil untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas.

Syafrin menambahkan, pihaknya juga akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas selama proses pembongkaran. Pengguna jalan akan dialihkan ke jalur cepat saat pengerjaan tiang monorel dilakukan. Adapun pengerjaan pembongkaran ini akan dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga mulai Rabu (14/1/2026).

Untuk proyek ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui mengalokasikan dana hingga Rp100 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membongkar total 98 tiang monorel yang membentang di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mureks