Satu orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan minibus rombongan guru di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (6/1/2026) dini hari. Insiden maut ini diduga kuat akibat sopir minibus mengantuk saat mengemudi.
Korban meninggal dunia adalah Terodius Heru Sucahya (57), seorang kepala sekolah asal Jakarta Utara, yang mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara itu, sopir minibus, Totot Andriyanto (56), juga mengalami luka parah dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Dugaan Sopir Mengantuk dan Penyelidikan
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, pada Rabu (7/1/2026) menjelaskan indikasi awal penyebab kecelakaan. “Indikasi awal sopir minibus diduga mengantuk,” ujar Lingga.
Menurut Lingga, pihaknya masih menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan para saksi untuk mengetahui kronologi serta penyebab lengkap insiden tersebut. “Nanti saya update ya menunggu hasil pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP,” tambahnya, seperti dipantau Mureks.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan tragis ini terjadi di Tol Jalur A KM 426.400 sekitar pukul 05.20 WIB. Minibus Toyota Hiace yang ditumpangi rombongan guru tersebut melaju dari arah Kota Semarang menuju Bawen.
Setibanya di lokasi kejadian, sopir Hiace diduga kurang konsentrasi, menyebabkan kendaraan menabrak truk crane yang melaju searah di depannya. Selain korban jiwa, enam penumpang lain yang merupakan bagian dari rombongan guru tersebut mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.






