Di tengah awan mendung yang menyelimuti Old Trafford pasca pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih tim senior, secercah harapan justru bersinar terang dari Carrington. Manchester United U-18, di bawah asuhan legenda klub Darren Fletcher, tengah mencatatkan musim yang nyaris sempurna, mendominasi U-18 Premier League North dengan statistik yang mencengangkan.
Hingga pekan pertama Januari 2026, pasukan muda Setan Merah ini bukan sekadar menang, mereka menghancurkan lawan-lawannya. Berikut adalah bedah statistik gemilang Fletcher bersama MU U-18 yang membuat banyak pihak mendesak agar ‘DNA kemenangan’ ini segera ditularkan ke tim senior.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Dominasi Mutlak: 100% Kemenangan di Liga
Statistik paling mencolok dari tim muda Setan Merah adalah rekor tak terkalahkan mereka. Dari 14 pertandingan yang telah dijalani di U-18 Premier League North musim ini, pasukan Darren Fletcher berhasil menyapu bersih semua kemenangan, mencatatkan poin sempurna. Mureks mencatat bahwa performa ini menunjukkan konsistensi luar biasa.
| Main | Menang | Imbang | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|
| 14 | 14 | 0 | 0 | 42 (Poin Sempurna) |
Mesin Gol Produktif: Rata-rata 3,8 Gol per Laga
Jika tim senior kesulitan mencetak gol, anak asuh Fletcher justru berpesta di setiap laga. Filosofi menyerang total yang diterapkan berhasil menghasilkan produktivitas gol yang mengerikan.
| Total Gol Memasukkan | Rata-rata Gol/Laga | Selisih Gol |
|---|---|---|
| 53 Gol | 3,78 | +41 |
Puncak dominasi mereka terlihat saat menghancurkan Liverpool U-18 dengan skor telak 5-0 dan melibas Manchester City U-18 4-2 di laga tandang, menegaskan superioritas mereka di level junior.
Trio Penyerang Mematikan: Obi-Martin, Lacey, dan Mantato
Keberhasilan Fletcher tak lepas dari kemampuannya memaksimalkan potensi individu. Tiga penyerang utama Manchester United U-18 menjadi motor serangan dengan kontribusi gol dan assist yang fantastis:
- Chido Obi-Martin (Striker): Pencetak gol terbanyak liga dengan 21 gol dari 12 pertandingan.
- Shea Lacey (Winger Kanan): Raja assist dengan 8 gol dan 15 assist.
- Bendito Mantato (Winger Kiri): Kontributor penting dengan 10 gol dan 6 assist.
Pertahanan Kokoh: 64% Nirbobol
Meskipun dikenal dengan serangan mematikan, Fletcher, yang semasa bermain dikenal sebagai gelandang petarung, juga menanamkan disiplin pertahanan. Timnya mencatatkan 9 kali nirbobol (clean sheet) dari 14 laga.
Duet bek tengah yang solid memastikan gawang mereka baru kebobolan 12 gol sepanjang musim, menunjukkan keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Mentalitas ‘Fergie Time’ yang Terpatri
Lebih dari sekadar statistik teknis, mentalitas pantang menyerah hingga peluit akhir juga menjadi ciri khas tim ini. Tiga kemenangan krusial Manchester United U-18 musim ini diraih melalui gol-gol yang tercipta di atas menit ke-85.
Ini membuktikan bahwa Darren Fletcher berhasil menanamkan semangat juang ala Sir Alex Ferguson, di mana pertandingan belum berakhir hingga wasit meniup peluit panjang.
Prestasi gemilang Manchester United U-18 di bawah asuhan Darren Fletcher ini menjadi sorotan, memicu harapan agar ‘DNA kemenangan’ ini dapat segera ditularkan ke tim senior di masa mendatang.






