Las Vegas, Amerika Serikat – Pameran teknologi terbesar dunia, Consumer Electronics Show (CES) 2026, resmi dibuka di Las Vegas, Amerika Serikat. Mengawali tahun baru, ajang tahunan ini kembali menjadi panggung utama bagi perusahaan teknologi global untuk memamerkan inovasi yang diprediksi akan membentuk arah industri sepanjang 2026. Meski lantai pameran baru dibuka secara resmi pada Selasa, 6 Januari 2026, berbagai pengumuman besar sudah lebih dulu bermunculan sejak awal pekan.
CES 2026 kembali menegaskan satu tren utama: kecerdasan buatan atau AI kini bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi utama dalam pengembangan perangkat konsumen. Dari robot rumah tangga, peralatan dapur, perangkat wearable, hingga gadget hiburan, hampir semuanya hadir dengan embel-embel AI, otomatisasi, dan personalisasi tingkat lanjut.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi AI di Perangkat Rumah Tangga
Salah satu sorotan awal datang dari LG yang memamerkan CLOiD, robot rumah tangga futuristis yang dirancang untuk konsep “zero labor home”. Robot ini diklaim mampu melakukan berbagai tugas rumah seperti mengambil susu dari kulkas, memanggang croissant, hingga melipat dan menyusun pakaian. Dengan dua lengan artikulatif dan sistem navigasi canggih, CLOiD mencerminkan ambisi LG dalam menghadirkan asisten rumah tangga yang benar-benar fungsional.
Inovasi unik juga datang dari Dreame yang memperkenalkan pengering rambut seharga sekitar USD 700 dengan desain menyerupai lampu lantai. Perangkat ini memungkinkan pengguna mengeringkan rambut secara hands-free sambil duduk santai, sekaligus berfungsi sebagai lampu LED. Konsep multifungsi ini mencerminkan arah baru desain perangkat rumah modern.
AI Menyusup ke Perangkat Sehari-hari
Tak hanya robot dan peralatan rumah, AI juga merambah perangkat kebersihan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah vacuum cleaner modular dengan “Neural Predictive AI” yang diklaim mampu memprediksi kebutuhan perawatan dan penggantian komponen. Pendekatan ini menandai semakin dalamnya peran AI dalam produk rumah tangga, meski menuai pro dan kontra.
Di ranah hiburan dan gaya hidup, Stern Pinball kembali memamerkan mesin pinball edisi terbaru bertema The Walking Dead dan Star Wars. Kehadiran perangkat klasik ini di tengah gempuran teknologi AI menjadi pengingat bahwa CES juga menjadi rumah bagi inovasi yang menggabungkan nostalgia dan teknologi modern. Mureks mencatat bahwa tren personalisasi dan otomatisasi ini semakin kuat di berbagai segmen pasar.
Sementara itu, dunia hewan peliharaan turut kebagian sorotan lewat Vex, robot pendamping berbentuk bola kecil yang dapat mengikuti hewan peliharaan dan merekam aktivitas mereka secara otomatis. Dengan bantuan AI, robot ini mampu menyusun video terbaik dari hasil rekaman, memberikan perspektif baru bagi pemilik hewan tentang aktivitas peliharaan saat ditinggal di rumah.
Layar, Wearable, dan Perangkat Cerdas Jadi Primadona
Samsung juga tampil agresif di CES 2026 dengan memamerkan TV Micro RGB berukuran 130 inci yang dilengkapi Timeless Frame. Meski lebih bersifat showcase teknologi, perangkat ini menegaskan ambisi Samsung dalam mengaburkan batas antara layar televisi dan karya seni interior.
Di sisi perangkat wearable, Withings memperkenalkan Body Scan 2, timbangan pintar yang diposisikan sebagai “longevity station”. Dengan sistem elektroda yang lebih lengkap, perangkat ini mampu memberikan analisis kesehatan kardiovaskular dan metabolik secara lebih mendalam, menandai tren wearable yang semakin fokus pada kesehatan jangka panjang.
Kembalinya Pebble juga menjadi kejutan tersendiri. Pendiri Pebble memamerkan versi terbaru jam tangan ikonik tersebut dengan daya tahan baterai hingga berminggu-minggu. Di tengah dominasi smartwatch modern, Pebble kembali menawarkan pendekatan sederhana namun efisien.
Samsung turut memperluas lini smart home dengan pembaruan kulkas Family Hub yang kini mendukung perintah suara untuk membuka dan menutup pintu. Sementara itu, beberapa produsen kunci pintar memperkenalkan teknologi pengenalan vena telapak tangan dan wajah untuk akses rumah tanpa sentuhan.
Teknologi Unik dan Menarik, Ciri Khas CES
Seperti tahun-tahun sebelumnya, CES 2026 juga diramaikan oleh perangkat yang unik dan tak biasa. Deretan inovasi ini menunjukkan kreativitas tanpa batas di industri teknologi.
Mulai dari pisau ultrasonik yang bergetar puluhan ribu kali per detik untuk mempermudah pemotongan, hingga alat potong rambut pintar dengan pelatih AI yang memandu pengguna saat mencukur rambut sendiri. Ada pula perangkat penerjemah AI dari Timekettle yang mampu memilih mesin terjemahan terbaik secara otomatis berdasarkan bahasa yang digunakan, serta kipas pendingin anak berbentuk karakter lucu yang aman dari jari kecil.
Keseluruhan pameran CES 2026 menegaskan bahwa teknologi konsumen bergerak ke arah yang semakin personal, otomatis, dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. AI bukan lagi konsep masa depan, melainkan realitas yang kini hadir di hampir setiap sudut rumah dan aktivitas manusia. Dengan ratusan produk baru dan inovasi yang terus bermunculan selama empat hari ke depan, CES 2026 kembali menjadi barometer penting untuk melihat ke mana arah industri teknologi global akan melaju sepanjang tahun ini.






