JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar acara penyambutan meriah bagi kontingen Indonesia yang berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Dalam acara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026) ini, Presiden Prabowo secara langsung menyambut para atlet, termasuk peraih medali, dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan bonus.
Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati posisi kedua atau runner-up dalam ajang olahraga se-Asia Tenggara tersebut, tepat di bawah tuan rumah Thailand. Tim Garuda sukses mengumpulkan total 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting, mengingat ini adalah kali pertama sejak tahun 1995 Indonesia kembali menduduki peringkat kedua di SEA Games.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Bonus Rp1 Miliar untuk Peraih Medali Emas
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengumumkan pemberian bonus sebesar Rp1 miliar per orang bagi atlet yang berhasil meraih medali emas. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan bonus SEA Games 2023 di Kamboja yang sebesar Rp525 juta per peraih emas.
Untuk merealisasikan janji ini, Presiden Prabowo telah menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk menyiapkan anggaran bonus. Dengan 91 peraih medali emas, total dana yang harus disiapkan pemerintah mencapai Rp91 miliar.
Janji pemberian bonus sebesar Rp1 miliar ini pertama kali disampaikan oleh Presiden Prabowo saat melepas kontingen Merah Putih di Istana Negara pada 5 Desember 2025. Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat Presiden memberikan selamat kepada Menpora Erick Thohir atas capaian Tim Garuda.
“Menteri Pemuda dan Olahraga, sudah kembali, saudara Erick Thohir. Selamat dengan 91 emas, terima kasih. Di satu pihak, saya senyum 91 emas. Di lain pihak, agak pusing juga. Bonusnya besar juga itu, sekarang,” ujar Presiden Prabowo kepada Menpora dalam sebuah acara di Serang, Banten, pada 20 Desember 2025. Mureks mencatat bahwa pernyataan ini menunjukkan apresiasi sekaligus tantangan finansial yang dihadapi pemerintah.
Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa janji seorang pemimpin harus ditunaikan. “Sabdo Pandito Ratu. Ucapan seorang pemimpin harus dipegang. Gembira, tetapi pusing tidak apa-apa. Yang penting, pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai,” tegasnya, memastikan bahwa para atlet berprestasi akan menerima penghargaan yang layak dari pemerintah.






