Tren

China Pangkas Insentif PPN Ekspor untuk Ratusan Produk Mulai April 2026, Termasuk Baterai

Pemerintah China akan membatalkan atau mengurangi insentif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk ratusan produk ekspornya mulai 1 April 2026. Kebijakan ini diambil Beijing sebagai upaya meredakan kekhawatiran mitra dagang terkait lonjakan ekspor dari negara tersebut.

Kementerian Keuangan China dalam pernyataannya pada Jumat (9/1/2026) mengumumkan, insentif PPN akan dihapus untuk 249 jenis produk. Beberapa di antaranya adalah sel surya, genteng keramik, dan lithium hexafluorophosphate.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Selain itu, tarif insentif pajak untuk 22 barang terkait baterai, termasuk baterai lithium-ion, akan diturunkan dari 9% menjadi 6%. Penurunan ini akan berlaku mulai 1 April 2026, dengan rencana penghapusan total insentif pada 1 Januari 2027.

Langkah sukarela China untuk membatasi ekspor beberapa komoditas ini muncul di tengah tingginya ketegangan perdagangan dengan sejumlah mitra, terutama Uni Eropa. Meskipun demikian, Beijing dan Amerika Serikat telah mencapai gencatan tarif.

Dalam ringkasan Mureks, kebijakan ini menunjukkan respons China terhadap tekanan global untuk menciptakan iklim perdagangan yang lebih seimbang.

Mureks